Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transformasi Pendidikan Melalui Sekolah Berpola Asrama Gratis untuk Menekan Angka Putus Sekolah di Papua Selatan Khoirul Anam; Maisyaroh; Bambang Budi Wiyono
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3090

Abstract

Fenomena anak putus sekolah di Kabupaten Merauke merupakan persoalan mendesak yang dipengaruhi oleh faktor geografis, sosial-ekonomi, dan keterbatasan akses transportasi. Banyak siswa tinggal jauh dari pusat kota, harus menempuh perjalanan panjang dan mahal, sehingga meningkatkan risiko berhenti sekolah. Salah satu pendekatan yang dikembangkan pemerintah daerah adalah model sekolah berpola asrama gratis (boarding school) yang menyediakan layanan pendidikan sekaligus tempat tinggal, bimbingan karakter, dan pengasuhan dalam lingkungan terpadu. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran sekolah berpola asrama gratis dalam menekan angka putus sekolah, mengidentifikasi faktor pendukung serta penghambat implementasinya, dan menggali implikasi manajerial bagi kebijakan pendidikan di Merauke. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dihimpun pada empat sekolah berpola asrama SMA Negeri Plus Satap 1 Merauke, SMA Negeri Plus Satap 4 Senayu, SMP Negeri Satap Wasur, dan SMP Negeri Satap 2 Merauke, melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, pengelola asrama, guru, siswa, dan orang tua; observasi kegiatan belajar serta kehidupan sehari-hari siswa di asrama; dan telaah dokumen berupa data kehadiran, laporan BOS asrama, serta kebijakan Dinas Pendidikan. Analisis data dilakukan secara sistematis menggunakan NVivo 15 untuk memudahkan proses pengkodean, kategorisasi tema, dan visualisasi pola hubungan antar data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah berpola asrama mampu meningkatkan kehadiran siswa, mengurangi hambatan jarak dan biaya transportasi, serta memperkuat motivasi belajar melalui rutinitas terstruktur dan dukungan teman sebaya. Pola asrama gratis juga efektif sebagai wahana pendidikan karakter yang menumbuhkan disiplin, kemandirian, tanggung jawab, dan dukungan psikososial melalui peran guru dan pengelola. Temuan penelitian memperlihatkan tren menurunnya angka putus sekolah di lokasi studi, sehingga pola asrama relevan sebagai strategi intervensi di daerah terbatas akses. Namun demikian, keterbatasan fasilitas, ketidakstabilan pendanaan, dan tantangan adaptasi siswa masih menjadi kendala utama. Penelitian ini menegaskan bahwa sekolah berpola asrama berpotensi menjadi strategi efektif di wilayah 3T apabila didukung manajemen profesional, kebijakan pemerintah yang konsisten, dan keterlibatan masyarakat berkelanjutan.
Improvement of Learning Outcomes Using the Scramble Model with Interactive Video Media Khoirul Anam; Ridho Surya Kusuma; Suharti Sirajuddin; Eric Santosa
Vocational: Journal of Educational Technology Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/vocational.v2i2.609

Abstract

The integration of active learning strategies with digital media has become increasingly essential in higher education to enhance student learning outcomes. This classroom action research investigated the effectiveness of the Scramble learning model supported by interactive video media in improving student achievement in the English Language Education Department at Universitas Negeri Makassar. The study was conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection. A total of 32 undergraduate students participated, selected through purposive sampling. Data collection employed tests, observations, and reflective notes, while data analysis combined descriptive statistics with normalized gain (N-gain) to evaluate improvements in learning outcomes. The findings showed consistent progress across cycles. Average student performance improved significantly from the baseline measurement to the second cycle, demonstrating that the instructional strategy effectively supported knowledge acquisition. Moreover, the integration of Scramble activities with interactive video fostered greater classroom engagement, collaboration, and motivation. Students responded positively to the use of multimedia-based tasks, which provided a more dynamic and student-centered learning environment. The study concludes that the Scramble model, when combined with interactive video media, is a highly effective approach to improving learning outcomes in teacher education courses. Beyond raising academic achievement, this model also contributes to enhancing students’ critical thinking, active participation, and collaborative learning. These findings highlight the potential of technology-enhanced active learning models to address challenges in higher education and provide meaningful benefits for both teaching practice and student development.