Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MODEL KOMUNIKASI PEMIMPIN DENGAN GURU UNTUK MENCIPTAKAN SEKOLAH UNGGUL MIN 2 ACEH BARAT DAYA Putri Hastuti; Faisal Prayogi
Anatesa : Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 16 No. 1 (2026): Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : STIT Muhammadiyah Aceh Barat Daya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi menjadi suatu proses penyampaian dan penerimaan berita atau informasi dari seseorang ke orang lain. Komunikasi kepala sekolah memiliki peran strategis dalam membangun iklim kerja yang harmonis, meningkatkan kinerja guru, serta mewujudkan visi dan misi lembaga pendidikan Islam. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk komunikasi kepala sekolah dengan guru di MIN 2 Aceh Barat Daya meliputi komunikasi interpersonal, komunikasi kelompok melalui rapat rutin, serta komunikasi persuasif yang berlandaskan nilai-nilai Islam seperti musyawarah, keteladanan, kejujuran, dan ukhuwah. Model komunikasi ini mampu meningkatkan partisipasi guru, memperkuat komitmen bersama, dan mendukung terciptanya sekolah unggul. Faktor pendukung komunikasi kepala sekolah dengan guru meliputi kepemimpinan yang visioner, keterbukaan kepala sekolah, budaya organisasi yang religius, serta adanya rasa saling percaya dan tanggung jawab. Komunikasi yang efektif tidak hanya berorientasi pada pencapaian kinerja, tetapi juga pada pembinaan akhlak dan nilai spiritual. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan manajemen komunikasi kepemimpinan di lembaga pendidikan Islam.
DINAMIKA PERUBAHAN KURIKULUM DAN TANTANGAN GURU PAI DALAM MENYESUAIKAN PEMBELAJARAN DI SMP NEGERI 1 SUSOH Putri Hastuti; Ira Juraida
Anatesa : Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 16 No. 2 (2026): Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : STIT Muhammadiyah Aceh Barat Daya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika perubahan kurikulum serta tantangan yang dihadapi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menyesuaikan pembelajaran di SMP Negeri 1 Susoh. Perubahan kurikulum yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir menuntut guru untuk mampu menyesuaikan perangkat pembelajaran, metode mengajar, serta materi yang diajarkan kepada peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan Wakil Kepala Sekolah dan guru Pendidikan Agama Islam (PAI), serta dokumentasi perangkat pembelajaran berupa Program Tahunan (PROTA), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), Silabus, dan Analisis Alokasi Waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMP Negeri 1 Susoh masih menerapkan dua kurikulum, yaitu Kurikulum 2013 pada kelas IX dan Kurikulum Merdeka pada kelas VII dan VIII. Dalam pelaksanaannya, guru menggunakan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) pada Kurikulum 2013 dan Modul Ajar pada Kurikulum Merdeka. Perubahan kurikulum yang terjadi secara berulang menimbulkan berbagai kendala bagi guru, seperti pergantian buku pembelajaran yang terlalu cepat, kesulitan menyesuaikan perangkat pembelajaran, serta belum optimalnya evaluasi terhadap kesesuaian kurikulum dengan kebutuhan peserta didik. Selain berdampak pada guru, perubahan kurikulum juga memengaruhi peserta didik karena materi pembelajaran dinilai belum sepenuhnya tersusun sesuai tingkat perkembangan usia mereka. Oleh karena itu, diperlukan penerapan kurikulum yang lebih konsisten, evaluasi yang matang, dan penyesuaian secara bertahap agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara efektif.
PENGUATAN LITERASI BACA TULIS SISWA DI ERA DIGITAL DAN MEDIA SOSIAL MELALUI PEMANFAATAN BUKU SASTRA ANAK: STUDI KASUS SMA 1 ACEH BARAT DAYA Putri Hastuti; Nursalami
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol. 8 No. 3 (2026): DedikasiMU September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v8i3.12528

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan meluasnya penggunaan media sosial di kalangan pelajar membawa tantangan tersendiri bagi budaya literasi baca tulis, khususnya menurunnya minat membaca mendalam, rendahnya kemampuan berpikir kritis, dan berkurangnya minat siswa dalam menghasilkan karya tulis yang berkualitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi baca tulis siswa SMA Negeri 1 Aceh Barat Daya melalui pemanfaatan buku sastra anak berjenis fiksi sebagai media pembelajaran, dipadukan dengan penguatan literasi digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang berpusat pada peserta didik (student-centered learning) dan pembelajaran berbasis praktik (learning by doing), yang dilaksanakan melalui tahap persiapan, identifikasi kebutuhan, pelaksanaan pelatihan, pendampingan menulis, evaluasi, dan penyusunan luaran. Kegiatan dilaksanakan pada 13 Juni 2026 dengan melibatkan dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam STIT Muhammadiyah Aceh Barat Daya bersama mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) sebagai pendamping lapangan, serta melibatkan guru dan siswa SMA Negeri 1 Aceh Barat Daya sebagai mitra. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya literasi baca tulis, peningkatan keterampilan menulis melalui penyusunan ringkasan bacaan, resensi sederhana, dan tulisan kreatif, serta tumbuhnya kesadaran memanfaatkan media digital secara produktif untuk belajar dan publikasi karya. Kegiatan ini juga memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dapat disimpulkan bahwa pendekatan berbasis sastra anak yang dipadukan dengan pendampingan berkelanjutan efektif dalam menumbuhkan budaya literasi siswa di era digital.