Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tanggung Jawab Negara dalam Menindak Kejahatan Perang: Perspektif Hukum Pidana Internasional Muhamad Marpin Putra; Rogie Garcia Junior; Khaila Humaira Ridwan; Muhamad Fatih Azzam
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i1.852

Abstract

Kejahatan Perang merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter Internasional yang menuntut Tanggung jawab dari negara dalam mencegah dan menegakkan nya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kewajiban hukum negara dalam menangani kejahatan perang berdasarkan instrumen hukum internasional, seperti Statuta Roma dan Konvensi Jenewa, dan menganalisis tantangan yang dihadapi negara dalam menjalankan kewajibannya, termasuk kendala yurisdiksi, kepentingan politik, dan efektivitas sistem peradilan internasional. Pendekatan dalam penelitian ini adalah normatif yuridis atau penelitian kepustakaan, dimana seluruh data diambil melalui buku, jurnal dan dokumen yang berkaitan dengan tema penelitian. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa kejahatan perang, sebagai pelanggaran berat hukum humaniter internasional, merupakan ancaman serius bagi perdamaian dunia. Tindakan seperti menyerang warga sipil dan penggunaan senjata ilegal adalah contohnya. Penegakan hukum terhadap kejahatan perang menghadapi tantangan yurisdiksi dan politis, termasuk keengganan negara mengakui wewenang Mahkamah Pidana Internasional (ICC). Peran negara sangat penting dalam penegakan hukum internasional, namun kerja sama internasional sering terhambat perbedaan pandangan dan isu kedaulatan. ICC berperan mengadili individu pelaku kejahatan perang, namun sanksi terhadap negara atau individu hanya efektif dengan kerja sama internasional yang kuat. Kedaulatan negara sering menjadi penghalang, terutama jika negara besar terlibat pelanggaran hukum perang.
Analisis Hukum Pidana Terhadap Tindak Pidana Kekerasan dalam Rumah Tangga: Pendekatan Restoratif Rogie Garcia Junior; Muhamad Marpin Putra; Muhamad Fatih Azzam; Asmak Ul Hosnah
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 2 No. 4 (2024): This volume covers topics such as women's rights, inheritance law, crime preven
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v2i4.821

Abstract

The crime of domestic violence (DV) is a serious issue that affects the welfare of individuals and society. The results showed that the causes of domestic violence include psychological, economic, and social factors, as well as cultural norms that support violence. In addition, law enforcement often experiences obstacles, such as a lack of understanding of the law, stigma against victims, and limited resources. In the context of criminal law, the restorative approach focuses on victim recovery and offender rehabilitation, which is considered more humane than the retributive approach. The research method used in the preparation of this journal is legal research based on the Library Research method. The search in question is to find good and correct knowledge in the form of secondary, primary and tertiary legal materials that can be used to answer questions from ignorance and solve certain problems and to find systematic and consistent answers. In this research the author takes the formulation of problems such as: 1. How can the restorative approach be applied in handling domestic violence cases? 2. What are the impacts of applying restorative justice on victims and the rehabilitation of offenders, both in terms of positive and negative effects, and an analysis from the perspectives of relative punishment theory and utility theory?