Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH KONJAC PADA KUALITAS DAN SENSORI EVALUASI SOSIS DAGING Siregar, Dhita Sari
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41926

Abstract

Sosis daging pada saat ini bukanlah menjadi nama baru di masyarakat. Biasanya produk ini terbuat dari campuran daging sapi dan daging ayam. Saat ini minat masyarakat Indonesia mengenai kebutuhan pangan olahan cukup tinggi karena kepraktisannya untuk menunjang gaya hidup modern yang praktis. Namun tantangannya adalah bagaimana membuat formulasi sosis daging yang sesuai dengan selera konsumen Indonesia. Di mana sensory evaluasi yang sangat diminati pasar serapan kategori pangan ini adalah menghasilkan sosis dengan tekstur yang juicy, kenyal, tidak terasa tepung dan renyah. Menurut beberapa penelitian konjac adalah salah satu bahan tambahkan pangan yang dinilai dapat meningkatkan daya serap air sehingga menghasilkan tekstur produk jadi menjadi juicy. Penelitian ini dilakukan dengan pembuatan formula sosis daging dengan penambahan konjac secara dry addition sebanyak 0%, 1%, 1,5% dan 2% dari total kuantiti sosis daging. Untuk penelitian yang dilakukan meliputi pengamatan mutu bahan baku konjac, uji ikat air konjac dan sensori evaluasi secara hedonic dengan 30 orang panelis terlatih. Uji stabilitas mutu sosis daging yang disimpulkan juga diperoleh dari hasil metode sensori evaluasi hedonic ini. Hasil penelitian produk sosis daging ini didapatkan produk yang stabil mutunya dengan tekstur yang juicy, kenyal, tidak keras sehingga disukai oleh panelis. Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah formulasi sosis kombinasi terbaik dengan penambahan Konjac sebanyak 1,5%  
EFISIENSI HARGA DAN YIELD PROSES PRODUKSI PADA SOSIS DAGING DENGAN MENGGUNAKAN KONJAC Siregar, Dhita Sari
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v5i2.3418

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan uji sensori evaluasi hedonic oleh 30 panelis terlatih untuk mendapatkan kepuasan pelanggan akan mutu sensori produk yang diinginkan, penelitian ini dilakukan pada salah satu perusahaan X yang ada di Cikarang. Topik ini sangat penting untuk peningkatan ekonomi dan daya saing UMKM, juga sebagai edukasi teknologi pangan bagi masyarakat. Minat sosis pada saat ini terbukti meluas dan sangat disukai oleh masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan yang ada. Kehidupan modern dan praktis menjadi salah satu sebabnya meningkatnya kebutuhan produsen akan kebutuhan pangan olahan. Kategori produk olahan beku ini biasanya terbuat dari berbagai daging digunakan. Baik daging sapi, ayam ataupun ikan. Tepung dan bumbu juga melengkapi produk ini sehingga menghasilkan rasa khas konsumen Indonesia. Bergai rasa dan varian yang saat ini hadir di masyarakat membuat keinginan akan produk yang bergizi dan enak membuat para produsen berlomba lomba untuk memnghasilkan produk sosis yang sesuai dengan kepuasan pelanggan. Mutu sensori menjadi acuannya tetapi bagaimana cara pelaku usaha membuat suatu formulasi yang tepat guna dan efisisen pada produk ini? Banyaknya penelitian tentang umbi dari iles iles yaitu Glucomanan atau disebut konjac sering menjadi bahan tambahan pangan yang sehat dikonsumsi sampai dengan konsumen akhir. Penelitian ini dilakukan dengan menambahkan konjac ke dalam adonan sosis daging dengan 1 prototype control dan 3 prototype sosis yang menggunakan dosis konjac 1%, 1,5% dan 2%. Dalam penelitian ini dilakukan perhitungan yield susut proses produksi dan bahan baku / kg sehingga dihasilkan formulasi proses produksi yang efisien dari sisi harga / kg sehingga produsen mendapatkan keuntungan yang maximal dan tepat guna tanpa mengabaikan kepuasan pelanggan dari mutu yang didapat. Kesimpulan yang didapat adalah sosis daging dengan penggunaan konjac sebanyak 1,5% dapat mengurangi biaya proses produksi sebanyak Rp 2.523 /kg dan mendapatkan kenaikan yield proses produksi sebanyak 6% dibandingkan produk control yang tidak memakai konjac
EFISIENSI HARGA DAN YIELD PROSES PRODUKSI PADA SOSIS DAGING DENGAN MENGGUNAKAN KONJAC Siregar, Dhita Sari
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v5i2.3418

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan uji sensori evaluasi hedonic oleh 30 panelis terlatih untuk mendapatkan kepuasan pelanggan akan mutu sensori produk yang diinginkan, penelitian ini dilakukan pada salah satu perusahaan X yang ada di Cikarang. Topik ini sangat penting untuk peningkatan ekonomi dan daya saing UMKM, juga sebagai edukasi teknologi pangan bagi masyarakat. Minat sosis pada saat ini terbukti meluas dan sangat disukai oleh masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan yang ada. Kehidupan modern dan praktis menjadi salah satu sebabnya meningkatnya kebutuhan produsen akan kebutuhan pangan olahan. Kategori produk olahan beku ini biasanya terbuat dari berbagai daging digunakan. Baik daging sapi, ayam ataupun ikan. Tepung dan bumbu juga melengkapi produk ini sehingga menghasilkan rasa khas konsumen Indonesia. Bergai rasa dan varian yang saat ini hadir di masyarakat membuat keinginan akan produk yang bergizi dan enak membuat para produsen berlomba lomba untuk memnghasilkan produk sosis yang sesuai dengan kepuasan pelanggan. Mutu sensori menjadi acuannya tetapi bagaimana cara pelaku usaha membuat suatu formulasi yang tepat guna dan efisisen pada produk ini? Banyaknya penelitian tentang umbi dari iles iles yaitu Glucomanan atau disebut konjac sering menjadi bahan tambahan pangan yang sehat dikonsumsi sampai dengan konsumen akhir. Penelitian ini dilakukan dengan menambahkan konjac ke dalam adonan sosis daging dengan 1 prototype control dan 3 prototype sosis yang menggunakan dosis konjac 1%, 1,5% dan 2%. Dalam penelitian ini dilakukan perhitungan yield susut proses produksi dan bahan baku / kg sehingga dihasilkan formulasi proses produksi yang efisien dari sisi harga / kg sehingga produsen mendapatkan keuntungan yang maximal dan tepat guna tanpa mengabaikan kepuasan pelanggan dari mutu yang didapat. Kesimpulan yang didapat adalah sosis daging dengan penggunaan konjac sebanyak 1,5% dapat mengurangi biaya proses produksi sebanyak Rp 2.523 /kg dan mendapatkan kenaikan yield proses produksi sebanyak 6% dibandingkan produk control yang tidak memakai konjac