Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH MATERIAL DAN BUKAAN JENDELA TERHADAP TEMPERATUR RUANGAN Moh. Eran; Nurmiah, Nurmiah; Karim, Febriyanti
Venustas Vol 4 No 1 (2024): November
Publisher : Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik - Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/venustashome.v4i1.1289

Abstract

Abstrak: Rumah tinggal digunakan oleh manusia sebagai tempat beristirahat dan bernaung dari lingkungan eksternal dan cuaca termasuk suhu udara dan panas matahari. Kenaikan suhu yang semakin panas secara tidak langsung dapat mempengaruhi kondisi termal dalam bangunan.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kenyamanan termal atau suhu di dalam ruangan sebuah desain rumah tinggal berdasarkan material yang dgunakan.Penelitian ini memiliki fokus untuk menguji material dinding bangunan guna mendapat nilai kenyamanan Operative Temperature bagi penghuni. Jenis penelitian ini adalah penelitian dengan menggunakan metode simulasi menggunakan apikasi Eccotect. Berdasarkan hasil simulasi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh material dan bukaan jendela terhadap kenyamanan termal pada ruangan hunian. Karena material dan bukaan jendela mengantarkan panas matahari kedalam bangunan, tetapi dengan penggunaan Full Air Conditioning dalam ruangan kenyamanan termal tetap bisa terjaga Kata Kunci: Rumah tinggal, Kenyamanan termal, Simulasi.
Optimizing Noise Levels in the Inpatient Room at Bumi Panua Pohuwato Hospital Moh. Eran; Nurmiah
Journal of Architectural Research and Design Studies Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Departement of Architecture, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jars.vol7.iss2.art5

Abstract

Bumi Panua Hospital is the only hospital in Marisa District, Pohuwato Regency. In each building, there is a lot of activity going on between patients, nurses, doctors, and visitors who arrive. In addition, the vehicle parking location which is right in front of the hospital inpatient room can cause noise which can reduce patient comfort. The noise level of the hospital must be in accordance with its function and meet health requirements, especially in inpatient rooms. The aim of this research is to carry out measurements to optimize noise levels in patient inpatient rooms at Bumi Panua Pohuwato Hospital. The method used in this research is a descriptive analysis method with a quantitative approach and acoustic simulation using the I-SIMPA application. From the results of Background Noise and Reverberation Time research on class III and II inpatient rooms at Bumi Panua District Hospital. Pohuwato. The condition of background noise in class III and II inpatient rooms is not good because the (dB) produced by background noise in the room is quite high, above 66 dB and exceeds the recommended standard regarding (dB) background noise in patient rooms. It should be below 40 - 45 dB. Based on the simulation results, the reverberation time in class III and class II inpatient rooms produces reverberation time that exceeds the recommended standard due to not using acoustic materials and the shape and volume of the room which causes sound reflection to occur for longer. Optimization is carried out to reduce the reverberation time so that the sound intensity in the room is not too long and can reduce background noise in the patient room. Keywords: Background Noise; Hospital; Reverberation Time (RT30)  
Perbandingan Karakteristik Akustik pada Pola Permukiman Kluster dan Grid di Kecamatan Marisa Moh. Eran
JARI: Journal of Architecture, Research and Innovation Vol. 2 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/jari.v2i1.1730

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh pola penataan bangunan terhadap kualitas akustik lingkungan di Kecamatan Marisa. Dua pola permukiman, yaitu kluster dan grid, dibandingkan menggunakan simulasi penyebaran suara melalui Autodesk Ecotect Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola kluster menyebabkan konsentrasi kebisingan tinggi pada rumah yang berada dekat sumber suara, dengan dominasi suara langsung dan pantulan lokal. Sebaliknya, pola grid menghasilkan penyebaran suara yang lebih linear dan merata sepanjang jalur jalan, sehingga intensitas suara pada satu titik lebih rendah, namun jangkauan kebisingan lebih luas. Perbedaan ini menunjukkan bahwa pola kluster lebih mampu membatasi sebaran suara pada area tertentu, sementara pola grid memerlukan strategi tambahan untuk mengendalikan kebisingan kawasan. Temuan ini menegaskan pentingnya mempertimbangkan aspek akustik dalam perencanaan tata bangunan untuk meningkatkan kenyamanan hunian.