This Author published in this journals
All Journal Silvarum
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Keanekaragaman Jenis Kelelawar di Beberapa Tutupan Lahan di Tanjung Binerean, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Provinsi Sulawesi Utara Kibo', Nilma; Tasirin, Johny S.; Kainde, Reynold P.
Silvarum Vol. 3 No. 3 (2024): Silvarum
Publisher : Fakultas Pertanian, Universits Sam Ratulangi, Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35791/sil.v3i3.55831

Abstract

Kelelawar merupakan salah satu spesies hewan mamalia nokturnal yang menghuni ekosistem hutan dan memenuhi fungsi ekologi penting bagi kelestarian hutan. Kelelawar memiliki habitat terutama di hutan, perkebunan, gua, tempat mereka bergelantungan terbalik, sehingga memudahkan mereka untuk terbang. Keanekaragaman jenis kelelawar pada kawasan ini sangat penting untuk melestarikan berbagai jenis yang ditemukan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keanekaragaman jenis kelelawar dan struktur serta komposisi jenis kelelawar berdasarkan tutupan lahan di Tanjung Binerean, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan November 2023 - Januari 2024 dengan menggunakan penelitian tangkap lepas menggunakan jaring kabut (mist net). Peletakan mist net dilakukan secara acak dengan memasangan mist net pada jam 17:00 WITA. Waktu pemeriksaan perangkap dilakukan setiap 60 menit, dilakukan dari pukul 18:00-06:00 WITA. Kelelawar yang tertangkap dilakukan pengukuran morfologi, pengambilan gambar, dan proses identifikasi menggunakan buku panduan dan bantuan ahli kelelawar. Berdasarkan hasil penelitian jenis kelelawar pada tutupan lahan hutan sekunder, hutan pantai, dan perkebunan di Tanjung Binerean, jumlah total kelelawar yang ditemukan sebanyak 153 individu yang terdiri dari 9 spesies dalam satu famili. Secara keseluruhan, wilayah ini memiliki nilai keanekaragaman (3,21). Indeks keanekaragaman untuk tutupan hutan sekunder adalah 1,59, memiliki 6 jenis, tutupan hutan pantai adalah 1,33, dan tutupan perkebunan memiliki nilai terendah, 1,28, memiliki 6 jenis.