Yustisia, Nabila Shahputri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pengungkapan Environmental, Social, and Governance Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Sensitivitas Industri Sebagai Variabel Moderasi Widiyanti, Novi Wulandari; Yustisia, Nabila Shahputri; Aprilianto, Bayu
Jambura Accounting Review Vol. 6 No. 1 (2025): Jambura Accounting Review - February 2025
Publisher : Program Studi S1 Akuntansi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jar.v6i1.135

Abstract

Perusahaan yang melakukan pengungkapan ESG cenderung lebih menarik bagi investor. Hasil penelitian terdahulu menunjukkan bahwa masih terdapat gap penelitin sehingga peneliti mempertimbangakan variabel sensitifitas industri sebagai variabel moderasi dan merupakan keterbaruan dalam penelitian. Beberapa sektor industri memiliki sensitivitas industri yang berbeda dalam mempengaruhi nilai perusahaan. Industri yang sensitif terhadap lingkungan dan sosial cenderung lebih diperhatikan oleh publik dan investor, sehingga pengungkapan ESG di sektor ini dapat memiliki dampak yang lebih signifikan terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengungkapan ESG terhadap nilai perusahaan dengan sensitivitas industry sebagai pemoderasi pada perusahaan yang terdaftar di indeks LQ45. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif sebagai metode pengamatan. Penelitian ini membuktikan bahwa secara empiris pengungkapan ESG berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan. Hasil penelitian juga membuktikan bahwa sensitivitas industri memoderasi hubungan antara pengungkapan ESG terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini memberikan implikasi terhadap teori stakeholder yakni bukti empiris menunjukkan bahwa pengungkapan ESG ternyata tidak memberikan manfaat langsung terhadap nilai perusahaan, Implikasi kebijakan terkait regulasi untuk mewajibkan pengungkapan ESG dipertlukan dengan tetap mempertimbangkan flesksibilitas dalam menentukan materialitas pengungkapan disesuaikan sektor dan skala bisnisnya.