Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Ayam Potong (Studi di Rumah Ayam Potong Syariah Kecamatan Medan Marelan Kota Medan Sumatera Utara) Anisa Widya Sari; Alim Murtani
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 4 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v5i4.3524

Abstract

Keputusan pembelian merupakan bagian dari perilaku konsumen, perilaku konsumen yaitu tentang bagaimana individu, kelompok, dan organisasi memilih, membeli, menggunakan, dan bagaimana barang, jasa, ide, atau pengalaman untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pemahaman penyembelihan, harga, kualitas produk, dan lokasi terhadap keputusan pembelian pada rumah ayam potong syariah di kecamatan Medan Marelan Kota Medan Sumatera Utara. Hasil penelitian dengan 97 responden menunjukkan bahwa kualitas produk dan lokasi berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian, sementara pemahaman penyembelihan dan harga tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, semua variabel memberikan pengaruh terhadap keputusan pembelian, dengan kualitas produk dan lokasi sebagai faktor dominan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap penjual dan prioritas pada kualitas menjadi pertimbangan utama konsumen dalam membeli ayam potong. Keputusan pembelian ayam potong oleh konsumen dipengaruhi oleh beberapa faktor, dengan kualitas produk dan lokasi menjadi faktor yang paling dominan. Meskipun pemahaman konsumen tentang proses penyembelihan tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian, konsumen cenderung tetap membeli ayam potong berdasarkan kepercayaan terhadap penjual dan prioritas terhadap kualitas produk. Serta konsumen cenderung membayar berapapun harganya jika kualitas ayam dianggap baik.
The Influence of Brand Ambassadors, Halal Labeling, and Price on Purchase Decisions of Wardah Skincare Products Among Generation Z in Medan Maya Almalia Azhari; Alim Murtani
AHKAM Vol 4 No 3 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/ahkam.v4i3.7032

Abstract

This study investigates the influence of brand ambassadors, halal labeling, and price on the purchase decisions of Wardah skincare products among Generation Z consumers in Medan City. Consumer purchase decisions involve the processes of selecting, acquiring, and using products or services to fulfill individual needs and preferences. Employing a quantitative research design with a causal associative approach, this study utilized cross-sectional primary data collected through a structured questionnaire. The target population comprised Generation Z individuals in Medan who have purchased and used Wardah skincare products, with a randomly selected sample of 100 respondents. The results of the analysis reveal that the brand ambassador variable has a significant partial effect on purchase decisions (t = 3.485, p = 0.001). Similarly, halal labeling shows a significant partial influence (t = 2.411, p = 0.018), as does price (t = 3.414, p = 0.001). Furthermore, the three variables collectively exert a significant influence on purchase decisions (F = 30.025, p = 0.000). These findings highlight the importance of ethical branding, religious considerations, and pricing strategies in shaping consumer behavior, particularly among Gen Z consumers in a predominantly Muslim market.
Pengaruh Brand Ambassador, Labelisasi Halal, dan Harga terhadap Keputusan Pembelian Produk Skincare Wardah pada Generasi Z di Kota Medan Maya Almalia Azhari; Alim Murtani
AHKAM Vol 4 No 4 (2025): DESEMBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/ahkam.v4i4.7772

Abstract

The purchasing decision is a critical phase in consumer behavior, encompassing the selection, acquisition, and use of products to fulfill individual needs and desires. This study aims to analyze the influence of brand ambassador, halal labeling, and price on the purchasing decisions of Wardah skincare products among Generation Z in Medan City. A quantitative method with a causal associative approach was employed, utilizing cross-sectional primary data collected through questionnaires. The study population comprised Generation Z individuals in Medan who have purchased and used Wardah skincare products, with a sample of 156 respondents selected through random sampling. The analysis revealed that, partially, the variables brand ambassador (t = 5.323; p < 0.05), halal label (t = 5.316; p < 0.05), and price (t = 7.224; p < 0.05) each have a significant effect on purchasing decisions. Furthermore, the simultaneous test results (F = 139.810; p < 0.05) indicate that these three variables collectively exert a significant influence on purchasing decisions. These findings underscore the importance of marketing strategies involving public figures, consumer trust in halal certification, and price appeal in shaping the purchasing behavior of young consumers, particularly Generation Z as a potential market segment.
ANALISIS PERAN PEMASARAN DIGITAL DALAM MENINGKATKAN JUMLAH NASABAH PADA PT. BANK SUMUT SYARIAH KANTOR CABANG PEMBANTU MARELAN RAYA Dina Syafitri; Alim Murtani
Jurnal Widya Vol. 5 No. 2 (2024): Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Widyaloka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54593/awl.v5i2.396

Abstract

Peran Pemasaran Digital merupakan pemasaran dengan menggunakan media digital yangdilakukan oleh perbankan syariah agar dapat meningkatkan jumlah nasabah dengan menggunakanmedia pemasaran online. Pada tahun 2019-2020 jumlah nasabah tidak ada kenaikan akibat viruscovid-19, pada awal tahun 2021 Bank Sumut Syariah menggunakan Pemasaran Digital untukmeningkatkan jumlah nasabah tersebut. Adapun tujuan penelitian ini untuk menjawab terkait peranPemasaran Digital Pada Bank Sumut Syariah dan Peranya dalam Upaya meningkatkan jumlahnasabah yang kemudian ditinjau dari Pemasaran Syariah. Penelitian ini merupakan pendekatankualitatif dengan metode wawancara, dokumentasi, observasi studi pustaka. Hasil penelitian inimenjelaskan bahwa Peran Pemasaran Digital pada Bank Sumut Syariah menggunakan media sosialseperti Instagram, Facebook dan WhatsApp untuk konfirmasi atas aktivasi mobile banking. Selain ituadanya pemanfaatan melalui pembuatan konten menarik. Strategi Pemasaran Digital Pada BankSumut Syariah juga dilakukan dengan metode push Pemasaran dan pull Pemasaran. MelaluiPemasaran Digital ini, Bank Sumut Syariah dapat meningkatkan jumlah nasabah. Berdasarkanberbagai media yang digunakan, instagram memiliki kontribusi paling besar. Berdasarkan wawasanpemasaran syariah, indikator teistis, etis, dan realistis telah terpenuhi. Namun pada indikatorhumanistis terdapat sedikit ketidaksesuaian atas peran pelaksanaan pemasaran digital yangmenggunakan teknologi dari pada tenaga manusia.
PENGARUH GAYA HIDUP, PENDAPATAN DAN LITERASI KEUANGAN SYARIAH TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF (STUDI KASUS PADA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS POTENSI UTAMA Fitri Nur Fatin; Alim Murtani
Jurnal Widya Vol. 5 No. 2 (2024): Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Widyaloka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54593/awl.v5i2.409

Abstract

Gaya hidup, pendapatan dan literasi keuangan termasuk faktor-faktor yang mempengaruhiperilaku konsumtif seseorang. Perilaku konsumtif adalah kecenderungan manusia untuk melakukankonsumsi tiada batas, dimana manusia lebih mementingkan faktor emosi daripada faktor rasionalnyaatau lebih mementingkan keinginan daripada kebutuhan. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui pengaruh gaya hidup, pendapatan, literasi keuangan syariah terhadap perilaku konsumtifpada mahasiswa Universitas Potensi Utama. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatifasosiatif. Populasi penelitian ini berjumlah 110 orang. Sampel didapat dengan pendekatan NonProbability Sampling dengan teknik pengambilan sampel Accidental sampling diperoleh sampelsebanyak 52 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial dan simultan gaya hidup, pendapatan dan literasikeuangan syariah berpengaruh terhadap perilaku konsumtif.
ANALISIS OPTIMALISASI PELAYANAN MELALUI PENGUNAN MOBILE BANKING PADA PT. BANK SUMUT SYARIAH KANTOR CABANG PEMBANTU MARELAN RAYA Nurul Salmah Nasution; Alim Murtani
Jurnal Widya Vol. 5 No. 2 (2024): Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Widyaloka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54593/awl.v5i2.413

Abstract

Optimalisasi mobile banking dalam layanan bertransaksi online maka diperlukan sebuah strategi yangtepat. Strategi tersebut dilakukan oleh pihak lembaga (bank) yang bersangkutan. Penggunaan mobilebanking memanfaatkan teknologi yang berkembang dalam bentuk sistem informasi. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui proses optimalisasi pelayanan melalui pengunaan mobile banking padaPT. Bank Sumut KCP Marelan Raya dan untuk mengetahui kendala yang terjadi dalam prosesoptimalisasi sistem layanan Mobile Banking di PT Bank Sumut Syariah KCP Marelan Raya. Hasilpenelitian ini adalah optimalisasi pelayanan melalui penggunaan mobile banking pada PT. BankSumut Syariah KCP Marelan yaitu meningkatkan keamanan transaksi, pengembangan layananpembiayaan syariah, integrasi dengan sistem pembayaran digital, personalisasi dan analisis datanasabah, edukasi dan pendampingan digital, peningkatan infrastruktur teknologi, dan peningkatanlayanan nasabah melalui aplikasi. Hasil penelitian ini adalah kendala yang terjadi dalam prosesoptimalisasi pelayanan melalui mobile banking di PT. Bank Sumut Syariah KCP Marelan Raya yaitukurangnya kepatuhan terhadap prinsip syariah, keamanan sistem yang rentan, keterbatasaninfrastruktur teknologi, kurangnya sumber daya manusia, perubahan perilaku nasabah, dan biayaimplementasi dan pengembangan. Layanan digital mobile banking memiliki kekurangan dankelebihan karena mobile banking adalah sebuah aplikasi.