Muhammad Najwan Athallah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FONDASI AKHLAK SEJAK DINI : PERAN TK DALAM PENDIDIKAN MORAL DAN AGAMA ANAK USIA DINI Hazma Alia Nursyifa; Kayla Nazwa Riyanti; Muhammad Najwan Athallah; Rinrin Meisyari; Lizza Suzanti
QURROTI Vol. 6 No. 2 (2024): OKTOBER, QURROTI: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembentukan akhlak sejak dini merupakan langkah fundamental dalam menciptakan generasi yang berkarakter kuat dan berbudi pekerti luhur. Artikel ini mengkaji secara mendalam peran Taman Kanak-kanak (TK) dalam pendidikan moral dan agama bagi anak usia dini. Penelitian ini menyoroti pentingnya TK sebagai institusi pendidikan formal pertama yang memainkan peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai moral dan agama. Pendekatan yang komprehensif meliputi analisis metode pengajaran, peran pendidik, serta lingkungan belajar yang mendukung. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif (qualitative approach). Metode yang digunakan adalah deskriptif analitik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan moral dan agama yang diterapkan secara konsisten di TK dapat membentuk fondasi yang kokoh bagi perkembangan karakter anak di masa depan. Anak-anak yang mendapatkan pendidikan moral dan agama yang baik cenderung menunjukkan perilaku yang lebih baik, seperti rasa empati, kejujuran, dan tanggung jawab. Selain itu, pendidikan agama yang diterima sejak dini membantu anak-anak memahami dan menghargai ajaran agama mereka, sehingga mampu mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Artikel ini menyimpulkan bahwa peran TK dalam pendidikan moral dan agama sangat krusial dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia dan religius. Rekomendasi yang diberikan meliputi pengembangan kurikulum yang lebih terstruktur, pelatihan intensif bagi guru, dan kolaborasi dengan orang tua untuk menciptakan sinergi dalam pendidikan anak. Dengan demikian, upaya bersama dari berbagai pihak diharapkan dapat menghasilkan dampak positif yang signifikan dalam perkembangan akhlak dan moral anak usia dini.