Anak usia sekolah dasar merupakan kelompok anak dengan umur antara 6-12 tahun yang duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Pada masa ini anak mulai masuk kedalam dunia baru, anak mulai banyak berhubungan dengan orang-orang diluar keluarganya dan berkenalan dengan suasana dan lingkungan baru dalam kehidupannya Anak prasekolah biasanya banyak memiliki aktivitas bermain yang menguras banyak tenaga, dapat terjadi ketidakseimbangan antara energi yang masuk dan keluar, akibatnya tubuh anak menjadi kurus, dan terdapat berbagai kondisi anak prasekolah yang tidak memuaskan misal berat badan yang kurang, anemia, kekurangan vitamin C, Masalah gizi khususnya berat badan kurang pada anak prasekolah dasar saat ini masih cukup tinggi. Kebutuhan gizi anak prasekolah sebagian besar digunakan untuk aktivitas pembentukan dan pemeliharaan jaringan. Anak prasekolah dasar merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan. Anak-anak perlu mendapatkan zat gizi sesuai dengan kebutuhan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Pola makan dan nafsu makan anak-anak mengalami perubahan ketika memasuki usia sekolah pada usia 6 sampai 12 tahun. Jantung pisang adalah bunga yang dihasilkan oleh Pokok Pisang (Musa spp) yaitu sejenis tumbuhan dari keluarga Musaceae yang berfungsi untuk menghasilkan buah pisang. Jantung Pisang dihasilkan semasa proses pisang berbunga dan menghasilkan tandan pisang sehingga lengkap. Hanya dalam keadaan tertentu atau spesis tertentu jumlah tandan dan jantung pisang melebihi dari pada satu. Ukuran jantung pisang sekitar 25 – 40 cm dengan ukur lilit tengah jantung 12 – 25 cm. Kulit jantung pisang luar adalah sederhana keras dan akan terbuka apabila sampai waktu bagi mendedahkan bunga betina. Ikan Lele adalah salah satu ikan hasil laut yang baik bagi kesehatan. Dalam 100 gr ikan Lele dengan hasil pengolahan Aplikasi Nutrisurvey Indonesia mengandung energi 112,1 kkal, protein 21,4 gr, dan lemak 2,3 gr. Pada usia ini pola makan anak dipengaruhi oleh teman dan lingkungan jajan yang tidak sehat dan higienis. Berdasarkan data BPOM tahun 2013 sekitar 31,8 % jajanan anak prasekolah yang dijual di lingkungan sekolah mengandung bahan berbahaya. yang banyak dijual di sekolah- sekolah termasuk kedalam makanan yang tidak bergizi.