Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Obyek 'Akal Bagi Kehidupan Manusia: Prespektif Al-Qur’an Nada, Alfaini Zulfa; Soleh, Achmad Khudori
FATHIR: Jurna Studi Islam Vol 2 No 1 (2025): FATHIR: Jurnal Studi Islam
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/fathir.v2i1.183

Abstract

Akal adalah kemampuan berpikir yang memungkinkan seseorang memahami sesuatu. Namun, akal memiliki batasan karena ada ajaran yang tidak bisa dipahami dengan akal. Dalam Al-Qur'an, Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan menganalisis peranan akal dalam kehidupan manusia berdasarkan perspektif Al-Quran. Menggunakan metode penelitian kepustakaan yang meliputi pengumpulan sumber-sumber bibliografi yang relevan dengan fokus penelitian, teknik pengumpulan data dari sumber kitab tafsir al misbah kemudian ada buku, jurnal, artikel dan perpustakaan. Dari hasil penelitian ini terdapat: 1). berbagai ayat Al-Quran istilah 'aql muncul sebanyak 49 kali dengan berbentuk fi'il mudhari'. Di antara bentuk-bentuk tersebut, kata ta’qilun muncul sebanyak 24 kali dan ya’qilun sebanyak 22 kali. Sedangkan verba lain seperti 'aqala, na'qilu, dan ya'qilu masing-masing hanya muncul satu kali. 2). Akal dalam Al-Qur'an memiliki peran penting untuk memahami ciptaan Allah. Manusia diajak untuk merenung dan berpikir tentang fenomena alam seperti langit, bumi, pergantian siang dan malam, laut, hujan dan binatang yang semuanya merupakan tanda-tanda kebesaran Allah. 3). Al-Qur'an menekankan pentingnya akal bagi manusia, yaitu: Akal untuk memahami kebenaran dan mendorong berpikir, akal juga sebagai objek kajian untuk mempelajari alam sebagai tanda kekuasaan Tuhan. Selain itu, al-Qur'an menegur mereka yang tidak menggunakan akal dan ingkar terhadap kebenaran.
Attachment dan Penyesuain Emosional Pasangan pada Masa Awal Pernikahan Nada, Alfaini Zulfa; Halimatus, Elok; Mualifah, Mualifah
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 1 (2026): JUPIN Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2159

Abstract

Masa awal pernikahan merupakan fase transisi yang krusial dalam kehidupan pasangan, ditandai dengan penyesuaian terhadap peran baru, pola interaksi, serta dinamika emosional yang lebih intens. Pada periode ini, pasangan sering menghadapi konflik dan ketegangan sebagai bagian dari proses adaptasi terhadap perbedaan karakter, kebutuhan, dan ekspektasi masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pola attachment terhadap penyesuaian emosional pasangan pada masa awal pernikahan serta menjelaskan mekanisme psikologis yang mendasari hubungan tersebut. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (literature review) dengan menelaah berbagai teori dan hasil penelitian empiris mengenai attachment, regulasi emosi, dan penyesuaian pernikahan. Hasil kajian menunjukkan bahwa secure attachment berkontribusi positif terhadap kemampuan regulasi emosi, keterbukaan komunikasi, dan efektivitas penyelesaian konflik, sehingga mendukung terciptanya penyesuaian emosional yang adaptif. Sebaliknya, anxious attachment dan avoidant attachment cenderung berkorelasi dengan kesulitan dalam mengelola emosi, meningkatnya kecemasan relasional, kecenderungan menarik diri, serta pola komunikasi yang kurang konstruktif. Bahwa secure attachment mendukung regulasi emosi yang adaptif, komunikasi terbuka, dan penyelesaian konflik yang konstruktif, sehingga memperkuat penyesuaian emosional. Sebaliknya, anxious dan avoidant attachment berkaitan dengan disregulasi emosi, kecemasan relasional, serta pola komunikasi maladaptif yang menghambat adaptasi pernikahan. Dengan demikian, attachment memengaruhi penyesuaian emosional pada masa awal pernikahan. Secure attachment mendukung adaptasi yang lebih sehat, sedangkan anxious dan avoidant attachment berpotensi menghambatnya. Regulasi emosi berfungsi sebagai mekanisme kunci yang menjembatani pengaruh attachment terhadap penyesuaian emosional.