Hidayati, Sri
Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Surabaya, Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan tentang Menyikat Gigi Melalui Penyuluhan dengan Media Video Animasi bagi Anak Sekolah Dasar Ariyanto, Yudi; Hidayati, Sri; Putri, I Gusti Ayu Kusuma Astuti Ngurah
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf16141

Abstract

Dental caries is a serious oral health problem among school-aged children, caused by poor oral hygiene due to the lack of independence. The purpose of this study was to analyze the effectiveness of educational programs using animated videos to improve elementary school students' knowledge of proper tooth brushing. The study design was a one-group pretest-posttest, with a randomly selected sample size of 35 students. Knowledge levels were measured by completing a questionnaire on proper tooth brushing before and after the educational program. A paired samples t-test was used to compare knowledge levels before and after the educational program. The analysis showed that the mean scores for students' knowledge before and after the educational program were 48.86 and 78, respectively. These two figures differed significantly, as indicated by the p-value of <0.001 from the hypothesis test. Therefore, it can be concluded that educational programs using animated videos are effective in improving elementary school students' knowledge of proper tooth brushing.Keywords: knowledge; brushing; elementary school students; educational programs; animated videos ABSTRAK Karies gigi menjadi salah satu permasalahan kesehatan gigi dan mulut yang serius pada anak usia sekolah, yang disebabkan oleh kebersihan gigi dan mulut yang masih kurang baik, karena belum mandirinya anak. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efektivitas penyuluhan menggunakan video animasi untuk meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar tentang cara menyikat gigi yang benar. Rancangan penelitian ini adalah one-group pretest-postest, dengan ukuran sampel 35 siswa yang dipilih secara acak. Tingkat pengetahuan diukur melalui pengisian kuisioner tentang cara menyikat gigi yang benar, pada periode sebelum dan sesudah penyuluhan. Paired samples t-test digunakan untuk membandingkan tingkat pengetahuan antara sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil analisis menunjukkan bahwa skor rerata tingkat pengetahuan siswa sebelum dan sesudah penyuluhan, masing-masing adalah 48,86 dan 78. Kedua angka tersebut berbeda secara signifikan, yang ditunjukkan oleh nilai p dari pengujian hipotesis yaitu <0,001. Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa penyuluhan menggunakan video animasi efektif untuk meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar tentang cara menyikat gigi yang benar.Kata kunci: pengetahuan; menyikat gigi; siswa sekolah dasar; penyuluhan; video animasi
Kurangnya Pengetahuan Siswa Sekolah Menengah Pertama tentang Seputar Penambalan Gigi Anggraini, Dian; Sugito, Bambang Hadi; Hidayati, Sri
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 3 (2025): Juli-September 2025
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf16300l

Abstract

The treatment for cavities involves filling. The Performance Treatment Index (PTT) is an indicator that shows the percentage of permanent teeth that have been filled compared to Decayed, Missing, and Filled Teeth (DMF-T), with a standard of 50%. In the field, many students still have low Performance Treatment Index (PTI) percentages. The purpose of this study was to determine the level of knowledge about dental fillings among junior high school students. This was a descriptive quantitative study involving 81 students from An-Nawah Islamic Junior High School, Pasean, Pamekasan. The data collection method used was a questionnaire. The data obtained were then analyzed using descriptive statistics in the form of frequencies and proportions. The results showed that students' knowledge about dental fillings and their indications was considered insufficient, knowledge about the purpose of dental fillings was considered insufficient, and knowledge about the consequences of not filling cavities was also considered insufficient. Therefore, it can be concluded that there is still a general lack of knowledge among students from An-Nawah Islamic Junior High School, Pasean, regarding dental fillings.Keywords: cavities; dental fillings; knowledge; junior high school students ABSTRAK Penanganan yang dilakukan untuk merawat gigi berlubang adalah dengan melakukan penambalan gigi. Performance Treathment Index merupakan indikator yang menunjukkan persentase jumlah gigi tetap yang telah ditambal terhadap Decayed, Missing, and Filled Teeth (DMF-T) dengan standar 50%. Di lapangan masih banyak ditemukan rendahnya presentase Performance Treathment Index (PTI) pada siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang penambalan gigi pada siswa sekolah menengah pertama. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif deskriptif yang melibatkan 81 siswa SMP Islam An-Nawah Pasean Pamekasan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah pengisian kuesioner. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode statistika deskriptif berupa frekuensi dan proporsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan siswa tentang penambalan gigi dan indikasi gigi masuk dalam kategori kurang, pengetahuan tentang tujuan penambalan gigi masuk dalam kategori kurang, pengetahuan tentang akibat jika tidak dilakukan penambalan pada gigi berlubang juga masuk dalam kategori kurang. Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa secara umumnya masih ada masalah kurangnya pengetahuan para siswa SMP Islam An-Nawah Pasean tentang penambalan gigi.Kata kunci: gigi berlubang; penambalan gigi; pengetahuan; siswa sekolah menengah pertama