Siska Agustiningsih
Departemen Fisika, FMIPA UI, Kampus UI Depok 16424

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pencitraan Bawah Permukaan Menggunakan Metode Pre Stack Depth Migration Anisotropi pada Medium VTI (Vertical Transverse Isotropy) Siska Agustiningsih; Supriyanto
Jurnal Geosains Terapan Vol 1 No 1 (2015): Jurnal Geosains Terapan
Publisher : Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencitraan bawah permukaan dengan metode Pre Stack Depth Migration (PSDM) mampu mencitrakan struktur kompleks dengan variasi kecepatan lateral. Akan tetapi, PSDM masih mengasumsikan bumi adalah medium isotropi, maka citra yang dihasilkan menjadi tidak akurat. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya meminimalkan ketidakakuratan hasil pencitraan dengan melibatkan parameter anisotropi dalam pembuatan model kecepatan dalam metode PSDM. Dalam penelitian ini, data seismik yang digunakan merupakan data seismik laut (offset 8234,5 meter) dengan VTI (Vertical Transverse Isotropy) sebagai asumsi medium anisotropinya. Secara teoritis, digunakan dua parameter untuk mengkarakterisasi medium ini, yaitu δ dan ε. Dimana, δ merupakan parameter anisotropi yang mendeskripsikan variasi kecepatan terhadap arah near vertical sedangkan ε mendeskripsikan variasi kecepatan terhadap arah near horizontal. Kedua parameter ini digunakan dalam proses transformasi dari kecepatan interval isotropi ke kecepatan interval anisotropi dan dalam proses PSDM anisotropi Kirchhoff. Secara umum, PSDM anisotropi memberikan hasil image yang lebih baik dibandingkan PSDM isotropi dalam kualitas reflektor yang lebih kuat dan kontinuitas yang lebih menerus. Selain itu, depth migrated gather hasil PSDM anisotropi juga lebih lurus pada far offset dibandingkan dengan hasil dari PSDM isotropi. Hal ini menunjukan bahwa efek hockey sticks pada far offset mampu terkoreksi oleh asumsi anisotropi.
The Simplest Method Gravity Data Analysis on Endut Mountain Region Agus Riyanto; Siska Agustiningsih; Nurhayatul Ismah; Supriyanto
Jurnal Geosains Terapan Vol 2 No 4 (2016): Jurnal Geosains Terapan
Publisher : Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode paling simple dalam proses analisa data gravitasi sudah dilakukan pada daerah Gunung Endut, Jawa Barat. Metode ini memanfaatkan algoritma least square. Data gravitasi yang dipergunakan meliputi 270 buah titik pengukuran gravitasi yang memiliki spasi pengukuran 250 m. Dari 270 data anomali bouger terlihat terdapat trend anomali nilai gravitasi rendah berada pada wilayah barat laut sedangkan anomali gravitasi tinggi berada pada bagian barat daya daerah penelitian. Untuk kemudian data mentah tersebut diolah menggunakan algoritma least square dengan konstrain posisi dari masing- masing titik data yang terdiri dari posisi lintang dan bujur. Hasil dari algoritma tersebut merupakan anomaly regional dari data gravitasi, hasil yang diperoleh menunjukkan trend yang sama dengan data anomaly bouger, dimana anomali gravitasi rendah berada pada daerah barat laut dan gravitasi tinggi barat daya. Ini menunjukkan metode ini telah berhasil dalam mengekstrak anomali lokal data gravitasi serta trend regional pada area ini.