Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemberdayaan Remaja dalam Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual pada Remaja Masruroh Masruroh; Dewi Setyaningsih; Puspito Panggih Rahayu
Jurnal ABDIMAS-HIP Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal ABDIMAS-HIP Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Akbid Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37402/abdimaship.vol6.iss1.318

Abstract

The phenomenon of sexual violence is increasingly prevalent and constitutes a serious issue in various countries. Sexual violence can affect both women and men, irrespective of age, and may occur in schools, communities, or public spaces. Each year, the incidence of sexual violence among adolescents continues to rise. The escalating cases of sexual harassment among adolescents each year are influenced by several factors, one of which is the inadequate knowledge and attitudes of adolescents. Therefore, it is essential to provide sexual health education to adolescents as a preventive measure against sexual violence. The method employed in this community engagement activity involves interactive participation accompanied by case-based discussions, question-and-answer sessions, as well as discussions conducted in the form of Focus Group Discussions (FGD) and educational sessions. As part of the evaluation process, pre-tests and post-tests related to the educational material will be administered to all participants. The outcomes of this activity indicate that participants have gained benefits, including additional knowledge and understanding regarding sexual violence and its prevention. Thus, aligning with the objective of the activity, it aims to empower the community, especially adolescents, in efforts to prevent sexual violence in their surrounding environment.
Peran Bidan Dalam Pencegahan Infeksi Saluran Reproduksi Melalui Pendekatan Promotif dan Preventif Puspito Panggih Rahayu
Health & Medical Sciences Vol. 3 No. 2 (2026): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v3i2.524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran bidan dalam pencegahan infeksi saluran reproduksi (ISR) melalui pendekatan promotif dan preventif, serta mengidentifikasi kontribusinya terhadap peningkatan kesehatan reproduksi perempuan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang dilakukan melalui studi pustaka terhadap sumber-sumber akademik terbaru berupa artikel ilmiah, buku, dan laporan resmi yang relevan. Data dikumpulkan melalui penelusuran dan analisis dokumen yang berfokus pada praktik promotif, preventif, serta penerapan protokol pencegahan infeksi di berbagai konteks pelayanan kebidanan. Analisis data dilakukan dengan tahapan identifikasi tema, reduksi data, kategorisasi konsep, dan penarikan kesimpulan secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bidan berperan penting dalam meningkatkan literasi kesehatan reproduksi, membentuk perilaku hidup bersih dan sehat, serta memastikan kepatuhan terhadap protokol pencegahan infeksi, baik dalam konteks umum maupun spesifik seperti HIV dan COVID-19. Peran bidan juga terbukti memperkuat sistem kesehatan melalui edukasi berbasis komunitas dan penerapan pendekatan empatik yang sensitif terhadap budaya. Temuan ini memperkaya teori health promotion model dan community-based midwifery dengan menegaskan pentingnya integrasi peran edukatif bidan dalam kebijakan kesehatan publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberdayaan bidan dan dukungan kebijakan berkelanjutan merupakan kunci dalam menekan angka infeksi reproduksi. Studi selanjutnya disarankan mengeksplorasi praktik pencegahan ISR berbasis partisipatif untuk memperkuat penerapan di lapangan.
PENGARUH NUGGET IKAN KEMBUNG (RASTRELINGER) TERHADAP STATUS GIZI REMAJA BERESIKO STUNTING DI SMK N DEPOK 1 Maratusholikhah Nurtyas; Puspito Panggih Rahayu; Megawati Matdoan
Optimal Midwife Journal Volume 2 No. 1 Juni 2025
Publisher : PT Nuansa Fajar Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67717/740725

Abstract

Stunting adalah suatu kondisi gagal tumbuh yang terjadi pada anak balita karena kekurangan gizi kronis dengan dampak mengurangi kualitas sumber daya manusia, tingkat produktifitas dan daya saing yang kemudian akan menghambat tingkat pertumbuhan ekonomi, meningkatnya kemiskinan dan kesenjangan. Untuk mencegah stunting maka dilakukan optimalisasi 8000 hari pertama kehidupan yaitu dimulai dari usia remaja. Penelitian ini dilakukan pada siswi SMK N 1 Depok yang beresiko melahirkan anak stunting dengan pemberian makanan tambahan berupa nugget ikan kembung untuk dikonsumsi selama 2 bulan. Pengukuran status gizi dilakukan sebelum dan setelah mengkonsumsi nugget ikan kembung. Analisis data menggunakan Paired T-Test.. Pemberian nugget ikan kembung berpengaruh ke peningkatan Hemoglobin, IMT/U dan LILA dengan p value <0,05 yaitu 0,031. Hal ini tidak terjadi ke lingkar perut dengan p value >0,05.
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWI SEMESTER III PRORAM STUDI DIII KEBIDANANUNIVERSITAS RESPATI YOGYAKARTA Puspito Panggih Rahayu; CH. M. Widhi Hartini
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 3 No. 1 (2018): THE SHINE CAHAYA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Latar Belakang: Pada masa remaja terjadi perubahan-perubahan di dalam tubuh yang memungkinkan untuk bereproduksi. Di Indonesia perempuan berusia 20-24 tahun yang memiliki siklus menstruasi teratur sebesar 76,7% dan yang tidak teratur 14,4% (Depkes RI, 2010).WHO menyebutkan bahwa IMT yang berada diatas ataupun dibawah batas normal dihubungkan dengan siklus yang tidak teratur. Mahasiswi Semester III Prodi DIII Kebidanan Universitas Respati Yogyakarta adalah remaja perempuan semua dan berumur rata-rata 16 sampai 20 tahun, sebagian besar tinggal di kost, dan dengan pola makan yang tidak terstandar. Sehingga, kondisi ini dapat mempengaruhi IMT. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara indeks massa tubuh dengan gangguan siklus menstruasi pada mahasiswi semester III Prodi D III Kebidanan Universitas Respati Yogyakarta Tahun Akademik 2015/2016.   Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah discriptive korelasi dengan pedekatan cross sectional. Jumlah sampel adalah 69 mahasiswi menggunakan teknik total sampling. Jenis data penelitian adalah data primer melalui kuesioner dan pengukuran IMT. Analisis data menggunakan Chi Square.   Hasil: Status gizi (IMT) sebagian besar dalam kategori normal sebanyak 53 responden (76,8%) dan mempunyai siklus menstruasi normal sebanyak 42 responden (60,9%). Hasil analisis chi square menunjukkan nilai p value = 0,663, yang berarti bahwa tidak terdapat hubungan antara status gizi (IMT) dengan gangguan siklus menstruasi.   Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan gangguan siklus menstruasi pada mahasiswa D III Kebidanan Universitas Respati Yogyakarta