Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Criminal Law Approach in Handling Bullying Cases in Junior High School Enviroments Andi Ervin Novara Jaya; Gusti Ayu Utami
Journal of Law, Politic and Humanities Vol. 6 No. 3 (2026): (JLPH) Journal of Law, Politic and Humanities
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jlph.v6i3.3151

Abstract

This study aims to analyze the legal protection approach for victims of bullying and the obstacles that affect its implementation in the school environment. This study uses an empirical legal method with a sociological approach and a normative approach. Data were obtained through interviews with Guidance and Counseling (BK) teachers, the Violence Prevention and Handling Team (TPPK), and students. Data collection methods used include library research and field research. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that the legal protection approach for victims of bullying is carried out through two forms of approaches: a preventive approach and a repressive approach. The preventive approach includes a personal approach, special guidance and handling, consultation with experts, and socialization. And, the repressive approach is carried out through mediation, sanctions, legal assistance, and referrals to relevant parties. The implementation of preventive and repressive approaches in schools continues to face various obstacles, including low student understanding, limited capacity of guidance and counseling teachers and the TPPK team, a culture of inaction within schools, limited coordination with external parties, and suboptimal operational systems and policies at the school level. Therefore, strengthening integrated, sustainable, and collaborative implementation is necessary to ensure effective legal protection for victims.
Penyuluhan Hukum Pencegahan Aborsi ditinjau dari Aspek Hukum Pidana dan Undang-Undang No.17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan di Akademi Kebidanan Yaleka Maro Merauke Gusti Ayu Utami; Andi Ervin Novara Jaya
Science Techno Health Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Science Techno Health Journal
Publisher : Science Techno Health Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aborsi merupakan permasalahan kesehatan reproduksi yang memiliki implikasi serius dari aspek medis, sosial, dan hukum. Dalam perspektif hukum pidana di Indonesia, tindakan aborsi pada dasarnya dikategorikan sebagai tindak pidana, sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Namun, dengan diberlakukannya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, terdapat pengaturan baru yang memberikan pengecualian terhadap tindakan aborsi dalam kondisi tertentu, seperti indikasi kedaruratan medis dan kehamilan akibat tindak pidana kekerasan seksual . Meskipun demikian, praktik aborsi tetap dibatasi secara ketat dan pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat dikenai sanksi pidana, baik terhadap pelaku maupun tenaga kesehatan yang terlibat . Kegiatan penyuluhan hukum ini dilaksanakan di Akademi Kebidanan Yaleka Maro Merauke dengan tujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa kebidanan mengenai aspek hukum pidana aborsi serta ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan tanya jawab interaktif. Materi yang disampaikan mencakup pengertian aborsi, dasar hukum dalam KUHP dan undang-undang kesehatan, serta batasan dan pengecualian yang diperbolehkan secara hukum. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap regulasi hukum aborsi dan pentingnya kepatuhan terhadap standar hukum dalam praktik pelayanan kesehatan. Hal ini sejalan dengan temuan penelitian yang menyatakan bahwa Ketidakjelasan pemahaman hukum dapat menimbulkan risiko kriminalisasi bagi tenaga kesehatan dan berdampak pada kualitas pelayanan medis . Oleh karena itu, penyuluhan hukum menjadi strategi preventif yang efektif dalam membentuk kesadaran hukum serta profesionalisme calon tenaga kesehatan dalam menghadapi permasalahan kesehatan reproduksi.
Gambaran Sikap dan Perilaku Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Siswi SMP Negeri 10 Pangkalpinang Tahun 2024 Muhamad Seto Sudirman; Nurokhmat Fadli Sudirman; Gusti Ayu Utami
Science Techno Health Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Science Techno Health Journal
Publisher : Science Techno Health Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Anemia masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang banyak dialami oleh remaja putri di Indonesia. Salah satu upaya pencegahan yang dilakukan pemerintah adalah pemberian Tablet Tambah Darah (TTD). Namun, kepatuhan remaja dalam mengonsumsi TTD masih rendah sehingga diperlukan media edukasi yang lebih menarik dan efektif, salah satunya melalui video animasi. Tujuan: Menganalisis pengaruh edukasi menggunakan media video animasi terhadap sikap dan perilaku konsumsi Tablet Tambah Darah pada siswi SMP Negeri 10 Pangkalpinang. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 123 siswi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner sikap dan perilaku sebelum dan sesudah intervensi berupa edukasi melalui video animasi. Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test dengan tingkat signifikansi 95%. Hasil: Terjadi peningkatan sikap positif responden dari 78% sebelum intervensi menjadi 85% setelah intervensi. Perilaku konsumsi Tablet Tambah Darah juga meningkat dari 55% menjadi 58%. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna antara skor pretest dan posttest pada variabel sikap (*p* = 0,001) dan perilaku (*p* < 0,001), sehingga edukasi menggunakan media video animasi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan sikap dan perilaku konsumsi Tablet Tambah Darah. Simpulan: Edukasi kesehatan menggunakan media video animasi efektif meningkatkan sikap dan perilaku konsumsi Tablet Tambah Darah pada siswi SMP Negeri 10 Pangkalpinang. Media audiovisual dapat dimanfaatkan sebagai strategi promosi kesehatan di sekolah dalam mendukung program pencegahan anemia pada remaja putri.
Pernikahan Dini Sebagai Ancaman Multidimensi : Peningkatan Literasi Kesehatan Reproduksi, Sosial, dan Moral pada Remaja di SMA IT Ibnu Khaldun Merauke Sabrina Rahmadea Putri Aryana; Astri Sahfriyani; Rendi Kurnianto; Farah Virana Zyaila; Gusti Ayu Utami; Poetri Enindah Suradinata; Andi Evin Novara Jaya
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2025): NOVEMBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/y0n4ap29

Abstract

Pernikahan dini atau perkawinan yang dilakukan sebelum batas usia legal dan kematangan biologis merupakan isu sosial dan kesehatan masyarakat yang mendesak di banyak negara, termasuk Indonesia. Kegiatan pengabdian ini, dilaksakan di SMA IT Ibnu Khaldun Merauke, bertujuan untuk meningkatkan literasi dan kesadaran hukum siswa-siswi mengenai pernikahan dini sebagai ancaman multidimensi, mencakup aspek kesehatan reproduksi, konsekuensi sosial, dan tuntutan moral. Hasil dari diskusi menunjukkan adanya perubahan pandangan yang signifikan di kalangan siswa-siswi, dari sekedar perspektif sosial menjadi kesadaran berbasis bukti mengenai kerentanan fisik dan psikologis mereka. Sehingga dapat di simpulkan bahwa kematangan adalah persyaratan wajib untuk kesehatan dan moral sebelum menikah. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran kritis bahwa pernikahan dini menghambat potensi dan merupakan resiko kesehatan yang tidak dapat ditoleransi. Oleh karena itu, direkomendasikan perlunya integrasi materi ini ke dalam kurikulum sekolah dan perluasan edukasi kepada orang tua dan juga masyarakat.
Peningkatan Pemahaman Masyarakat Terhadap Tata Tertib Musyawarah Kelurahan Serta Ketertiban, Keamanan, Dan Kesehatan Di Kampung Sidomulyo Muhammad Saiful Fahmi; Ricardo Goncalves Klau; Gusti Ayu Utami; Ilham Majid; Andi Ervin Novara Jaya; Nurul Widhanita Y. Badilla
Sagu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2026): SAGU - JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Astha Grafika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65675/sjp.v3i1.248

Abstract

Musyawarah pada tingkat kelurahan atau kampung merupakan sarana partisipasi masyarakat dalam membahas kepentingan bersama dan merumuskan keputusan yang dapat diterima oleh seluruh pihak. Pelaksanaan musyawarah yang tidak tertib berpotensi menimbulkan dominasi pembicaraan, kesalahpahaman, konflik, serta keputusan yang tidak terdokumentasi dengan baik. Di sisi lain, ketertiban, keamanan, dan kesehatan lingkungan merupakan prasyarat penting bagi terciptanya kehidupan masyarakat yang aman dan produktif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman hukum masyarakat mengenai tata tertib musyawarah, kewajiban menjaga ketertiban dan keamanan, serta partisipasi dalam mewujudkan lingkungan yang sehat. Kegiatan dilaksanakan di Balai Kampung Sidomulyo, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke pada 9 Mei 2026 melalui metode ceramah interaktif, pemaparan kasus sederhana, diskusi, dan tanya jawab. Materi meliputi tahapan musyawarah, etika menyampaikan pendapat, pengambilan keputusan secara mufakat, pencatatan hasil musyawarah, pencegahan konflik, pelaporan gangguan keamanan, kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, dan perilaku hidup sehat. Evaluasi dilakukan secara kualitatif melalui observasi partisipasi dan pertanyaan reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta lebih mampu mengidentifikasi hak dan kewajiban dalam musyawarah, memahami batas penyelesaian masalah secara kekeluargaan, serta merumuskan tindakan bersama untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan kesehatan lingkungan. Penyuluhan hukum yang kontekstual dan partisipatif dapat memperkuat kesadaran hukum sekaligus mendorong tanggung jawab kolektif masyarakat.