Apri Kurniawan
STAKat Negeri Pontianak

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Instrumen Tes Pendidikan Agama Katolik Kelas VIII Materi Sakramen Berbasis HOTS di Kabupaten Landak Apri Kurniawan; Herkulanus Pongkot; Hugo Theo Kurniason
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.7297

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian research and development (R&D) yang menghasilkan instrumen tes Pendidikan Agama Katolik untuk kelas VIII mengenai materi Sakramen, yang berfokus pada Higher Order Thinking Skills (HOTS) di Kabupaten Landak. Proses pengembangan mengikuti langkah-langkah yang dimodifikasi dari Borg and Gall, yaitu identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data, pengumpulan informasi, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba, dan revisi produk. Validasi dilakukan oleh ahli bahasa dan ahli materi, di mana ahli bahasa memberikan nilai 91% (sangat baik) dan ahli media memberikan nilai 94% (sangat baik). Setelah tahap validasi, produk diuji coba di SMP Negeri 3 Banyuke Hulu. Hasil ujicoba kemudian dianalisis dengan uji validitas, reliabilitas, indeks kesukaran, dan daya beda. Dari 30 soal yang diuji, ditemukan 12 soal yang valid, sedangkan sisanya perlu direvisi.
TANTANGAN PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DI DAERAH PERBATASAN DALAM MENGHADAPI ERA DIGITAL Apri Kurniawan; Herkulanus Pongkot
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 3 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/79hapy81

Abstract

Abstract: This reserch aims to identify the challangers in facing the digital era, particularly in the border areas. The reasearch uses a mixed-methods approach. Quantitative data was collected through questionnaires, while qualitative data was gathered through interviews with school principals, Catholic religious education teachers, and students. The results reveal several significant obstacles, including limited school Wi-Fi access, which restricts students' internet usage, difficulties for some students in operating laptops/computers, and distractions from phone notifications during lessons. Additionally, infrastructural challenges such as unstable signal and electricity, as well as the negative impacts of the internet like online gambling, also pose challenges. Keyword: Challenges of Catholic Religious Education, Digital Era, Border Region Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan menghadapi era digital, khususnya di daerah perbatasan. Bentuk penelitian yang digunakan yaitu metode Mixed Method. Data kuantitatif dikumpulkan melalui angket, sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara kepala sekolah, guru pendidikan agama katolik, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan berbagai kendala signifikan, meliputi keterbatasan akses Wi-Fi sekolah yang membatasi penggunaan internet siswa, kesulitan sebagian siswa mengoperasikan laptop/komputer, serta distraksi dan notifikasi HP saat pembelajaran. Selain itu kendala infrastruktur seperti sinyal dan listrik, serta dampak negatif internet seperti judol juga turut menjadi tantangan. Kata Kunci: Tantangan Pendidikan Agama Katolik, Era Digital, Daerah Perbatasan