Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, MEDIA SOSIAL, DAN TEMAN SEBAYA TERHADAP SPRITUALITAS SISWA Ira Damayanti Hasibuan; Muhammad Fadhli
SKILLS : Jurnal Riset dan Studi Manajemen Pendidikan Islam Vol. 5 No.1 (Juni 2026)
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/10.47498/skills.v5i1.6409

Abstract

This study aims to analyze the influence of organizational culture, social media, and peer relationships on the spirituality of twelfth-grade students at MAN 1 Medan. The study employs a quantitative approach with an explanatory design and utilizes Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) for data analysis. The research sample consists of 240 students selected through a simple random sampling technique from a population of 601 students. Data were collected using a Likert-scale questionnaire that has been tested for validity and reliability. The results indicate that organizational culture, social media, and peer relationships have a positive and significant effect on students’ spirituality, both partially and simultaneously. Organizational culture emerges as the most dominant variable influencing students’ spirituality, with discipline identified as the strongest indicator. The coefficient of determination (R-square) value of 0.527 indicates that these three variables explain 52.7% of the variance in students’ spirituality. These findings confirm that students’ spirituality is shaped by the interaction between formal environmental factors (school) and informal factors (social media and peer groups). The implications of this study highlight the importance of strengthening school culture based on religious values and discipline, managing social media use wisely, and fostering positive peer environments. This research contributes theoretically to the development of spirituality-based Islamic education studies and provides practical insights for schools in designing character-building strategies in the digital era.
Pendekatan Sistem Pengukuran Kebutuhan Sumber Daya Manusia Dalam Lembaga Pendidikan Sallima Nur Alaina Rambe; Ira Damayanti Hasibuan; Rafli Pasha
EduCurio: Education Curiosity Vol 3 No 1 (2024): Agustus-November 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan sistem pengukuran kebutuhan sumber daya manusia (SDM) dalam lembaga pendidikan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. SDM merupakan aset utama dalam keberhasilan lembaga pendidikan, sehingga pengelolaan dan pemenuhan kebutuhan SDM yang efektif menjadi sangat penting. Penelitian ini memfokuskan pada identifikasi kebutuhan SDM, faktor-faktor yang memengaruhi perencanaan kebutuhan, dan penerapan sistem pengukuran kebutuhan SDM yang tepat. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi pada lembaga pendidikan yang menjadi subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan sistem pengukuran kebutuhan SDM yang efektif melibatkan analisis beban kerja, kompetensi yang dibutuhkan, dan proyeksi perkembangan lembaga pendidikan. Temuan ini juga mengungkapkan bahwa faktor-faktor seperti kebijakan institusi, teknologi, dan kebutuhan peserta didik memainkan peran penting dalam menentukan kebutuhan SDM. Pendekatan sistematis ini memungkinkan lembaga pendidikan untuk mengidentifikasi kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan SDM, sehingga dapat mengoptimalkan pengelolaan tenaga kerja secara efisien. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model pengukuran kebutuhan SDM yang berbasis data untuk mendukung pengambilan keputusan strategis di lembaga pendidikan.