Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

BUDIDAYA JAMUR TIRAM SISTEM TRADISIONAL DI DESA WISATA BOON PRING ANDEMAN KECAMATAN TUREN Arga Christian Sitohang; Slamet Riyadi; Ujianto Ujianto
ABDIMAS Vol 6 No 04 (2026): PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/abdimass.v6i04.2873

Abstract

Jamur merupakan salah satu komoditas pangan berserat yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) memiliki bentuk menyerupai cangkang tiram dengan warna putih dan tudung berbentuk setengah lingkaran. Di habitat alaminya, jamur ini umumnya tumbuh pada batang kayu yang telah mengalami pelapukan sehingga sering dikenal sebagai jamur kayu. Secara biologis, jamur termasuk kelompok tumbuhan berspora yang memiliki inti sel, tetapi tidak mengandung klorofil. Kegiatan Pengabdian ini dilaksanakan di sentra budidaya jamur tiram milik Bapak Doni yang berlokasi di Dusun Jembatan, Desa Wisata Boon Pring Andeman (Kec. Turen)i, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada bulan Maret 2026. Metode yang digunakan adalah Pengabdian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan Pendampingan. Hasil Pengabdian diharapkan dapat memberikan motivasi kepada para petani jamur di Desa Wisata Boon Pring Andeman, Kecamatan Turen, meskipun masih terdapat kendala berupa rendahnya penerimaan masyarakat terhadap inovasi sebelum inovasi tersebut terbukti berhasil. Selain itu, jumlah petani jamur di wilayah tersebut masih relatif terbatas. Pengabdian ini juga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai budidaya jamur serta mendukung pengembangan produk UMKM jamur sebagai produk unggulan Desa Wisata Boon Pring Andeman, Kecamatan Turen.