Fatimatuzzahro
UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REDESIGNING ISLAMIC TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP FOR MUSLIM MINORITIES IN THE WEST Fatimatuzzahro; Risanda
Al'Adalah Vol. 26 No. 1 (2023)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/aladalah.v26i1.320

Abstract

Islam is a comprehensive religion that does not discuss one aspect of knowledge but covers all aspects, including leadership. Islamic leadership must be based on the pillars of Islam, namely the Qur'an and Hadith. Islamic leaders must work towards a vision to create a just society where the rule of law is upheld among all believers and non-believers. In the context of Islam in Western countries, leadership faced many challenges during the early years of the 21st century. These challenges can come from internal organizational challenges, such as social, cultural, and structural challenges. However, challenges arise from external contexts, such as social, cultural, legal, and political. In Islamic economic philosophy, the leadership model that is considered ideal is one based on fair and ethical leadership principles. This qualitative research aims to explain and redesign the transformational leadership theory with Islamic leadership. The study results are four characteristics that can influence transformational Islamic leadership: government pressure, media hostility, international politics, and a legal system. The impact of international politics unites the Muslim population to some extent. Australia's Muslim population hails from many countries, including a significant group born and raised in Australia. As a result, the Muslim population in Australia is a minority in an international context.
Dinamika Perubahan Perilaku dan Pola Konsumsi Nasabah Pasca Migrasi Aplikasi Byond by BSI Rahmad Aditya Eka Febriyanto; Fatimatuzzahro
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 6 (2026): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i6.1182

Abstract

Transformasi digital perbankan syariah menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah. Bank Syariah Indonesia (BSI) melakukan migrasi layanan digital dari aplikasi BSI Mobile menuju Byond by BSI sebagai bagian dari pengembangan super app perbankan syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika perubahan perilaku serta pola konsumsi layanan perbankan digital nasabah pasca migrasi aplikasi di BSI KCP Kencong Jember. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi terhadap pegawai bank serta nasabah pengguna Byond by BSI. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan perilaku nasabah berlangsung secara bertahap melalui proses pengenalan, penyesuaian, dan pemanfaatan aplikasi baru. Perubahan tersebut dipengaruhi oleh literasi digital, persepsi kemudahan penggunaan, pengalaman pengguna, dan dukungan lingkungan. Selain itu, pola konsumsi layanan digital nasabah menunjukkan variasi penggunaan, mulai dari penggunaan rutin hingga situasional. Sebagian nasabah telah memanfaatkan layanan digital secara optimal untuk meningkatkan efisiensi transaksi, sedangkan sebagian lainnya masih bergantung pada layanan konvensional karena keterbatasan pemahaman teknologi dan kebiasaan transaksi langsung di kantor cabang.