Fifi Cania
Universitas Muhammadiyah Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Media Mini Booklet untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca pada Siswa Kelas 5di SD Negeri Jurang Mangu Timur 01 Shinta Listiani; Febriana Tri Wahyuningrum; Sheila Rahma Dhini; Nayla Larasati Amanda; Bunga Aristawidya Putri; Fifi Cania; Faiz Muharrom; Mochammad Rafli Firdaus; Faisal Aljundi; Alfia Zahra Hasan; Yoga Aditia Ragil
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v1i2.54

Abstract

Menurut Hodgson membaca merupakan proses yang berlangsung yang dipergunakan untuk mendapatkan pesan yang dibutuhkan pembaca untuk memperoleh pesan yang hendak disampaikan oleh penulis melalui media kata -kata atau bahasa tulis (Tarigan dalam Hidayat 2018) Crawley dan Mountain menyatakan bahwa, pada kenyataanya membaca adalah suatu yang rumit yang tidak hanya melibatkan banyak hal, tidak hanya sekadar melafalkan tulisan, serta berpikir, tetapi juga melibatkan aktivitas visual, psikolinguistik, dan metakognitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media mini booklet dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas 5 di SD Negeri Jurang Mangu Timur 01. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen One-Group Pretest-Posttest Design. Responden terdiri dari 52 siswa yang dibagi dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan mini booklet secara signifikan meningkatkan keterampilan membaca siswa dibandingkan dengan metode konvensional. Media ini efektif dalam menarik perhatian siswa, meningkatkan pemahaman bacaan, serta memperbaiki kosakata dan kefasihan membaca. Dengan desain visual yang menarik dan format yang sederhana, mini booklet memfasilitasi pembelajaran mandiri dan meningkatkan motivasi siswa. Saran sangat dianjurkan untuk menggunakan mini booklet sebagai media pembelajaran inovatif dalam mendukung kompetensi literasi siswa.
PENGEMBANGAN MEDIA FRACTION TRIANGLE CARD BERBASIS GAMIFICATION DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SDN PONDOK CABE ILIR 01 KEC PAMULANG KOTA TANGERANG SELATAN Fifi Cania; Muhammad Hayun
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Released
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.18924

Abstract

This study was motivated by elementary school students' limited understanding of fraction concepts—an issue stemming from the abstract nature of the subject matter, the limited use of concrete learning aids, and the suboptimal application of gamification elements in mathematics instruction. The study aimed to develop a gamification-based Fraction Triangle Card medium that is feasible, practical, and effective for teaching fractions in elementary schools. A Research and Development (R&D) approach was employed using the ADDIE model, which comprises five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The research subjects were third-grade students at SDN Pondok Cabe Ilir 01, involving six students in the small-group trial and 22 students in the large-group trial. Research instruments included expert validation questionnaires (using a Likert scale) and student response questionnaires (using a Guttman scale). The results indicated that the gamification-based Fraction Triangle Card medium achieved a high level of validity, with ratings of 93.33% from the subject matter expert, 94.29% from the language expert, and 100% from the media expert. Practicality tests yielded scores of 95% for the small group and 91.36% for the large group, both falling into the high category. Consequently, the gamification-based Fraction Triangle Card medium is deemed feasible, practical, and effective for teaching fractions, while also fostering a learning environment that is active, engaging, enjoyable, and learner centered.