Matheos Arfan Kanalung
Institut Agama Kristen Negeri Manado

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REKONSTRUKSI RESILIENSI JANDA MELALUI PENDEKATAN PASTORAL KONSELING DI JEMAAT GMIST EFRATA BUHA Randy Sumalu; Matheos Arfan Kanalung
HOSPITALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Februari
Publisher : PT. Giat Konseling Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70420/

Abstract

Kehilangan pasangan hidup adalah sebuah krisis yang bisa berdampak pada aspek emosional, sosial dan spiritual bagi perempuan uang menjadi janda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji peran pastoral konseling dalam membangun resiliensi janda digereja. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif pendekatan pastoral, menunjkan hasil bahwa janda mengalami kesedihan, tekanan ekonomi serta krisis spiritual. Pendampingan pastoral melalui healing, sustaining, guiding, dan reconcilling membantu individu memproses kedukaan dan menemukan makna hidup. Peran gereja adalah untuk menyembuhkan melalui dukungan dalam tahap proses pemulihan. Kesimpulannya adalah pastoral konseling berperan efektif dalam membentuk resiliensi janda sehingga mampu bertumbuh secara iman dan sosial
"Merawat Luka, Meneguhkan Pengharapan: Integrasi Nilai-Nilai Rambu Solo’ dalam Pendampingan Pastoral Duka Komunal". Matheos Arfan Kanalung
PADAMARA: Jurnal Psikologi dan Sosial Budaya Vol. 3 No. 2 (2026): Agustus || PADAMARA: Jurnal Psikologi dan Sosial Budaya
Publisher : PT. Giat Konseling Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70420/padamara.v3i2.295

Abstract

Kematian di dalam tatanan masyarakat komunal merupakan krisis eksistensial yang mengguncang stabilitas sosial dan spiritual, sehingga menuntut model pendampingan pastoral yang melampaui batas-batas pendekatan individualistik konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan merumuskan model integrasi nilai-nilai kebudayaan Rambu Solo’ ke dalam praksis pendampingan pastoral duka komunal di Toraja. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif-fenomenologis serta metode studi kepustakaan, kajian ini mengeksplorasi literatur teologi pastoral, psikologi trauma, dan dokumen etnografi kultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Rambu Solo’ bukan sekadar seremonial pemakaman, melainkan sistem dukungan sosial berbasis komunitas yang sarat dengan nilai gotong royong melalui prinsip misa’ kada di potuo pantan kada di pomate, praktik ma’pasandaran, dan katarsis kolektif melalui syair ratapan tradisional. Nilai-nilai luhur tersebut memiliki titik singgung yang kuat dengan etika kasih kristen dan teologi diakonia transformatif. Sintesis integratif yang ditawarkan melalui model pendampingan pastoral berbasis Rambu Solo’ memadukan kehadiran komunal, validasi emosi kolektif, pemurnian makna ritual, dan peneguhan pengharapan eskatologis di dalam Kristus. Model ini menjembatani jurang pemisah antara iman dan budaya, memberdayakan lembaga adat Tongkonan, serta menghadirkan pemulihan holistik bagi penyintas duka komunal.