Kehilangan pasangan hidup adalah sebuah krisis yang bisa berdampak pada aspek emosional, sosial dan spiritual bagi perempuan uang menjadi janda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji peran pastoral konseling dalam membangun resiliensi janda digereja. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif pendekatan pastoral, menunjkan hasil bahwa janda mengalami kesedihan, tekanan ekonomi serta krisis spiritual. Pendampingan pastoral melalui healing, sustaining, guiding, dan reconcilling membantu individu memproses kedukaan dan menemukan makna hidup. Peran gereja adalah untuk menyembuhkan melalui dukungan dalam tahap proses pemulihan. Kesimpulannya adalah pastoral konseling berperan efektif dalam membentuk resiliensi janda sehingga mampu bertumbuh secara iman dan sosial
Copyrights © 2026