Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Metode Tasmi’ dalam Memperkuat Hafalan Al-Qur’an Mahasantri Rumah Tahfidz Cahaya Al-Qur’an An-Nahl 4 Mataram Zahraini Zahraini; Ibnu Hizam
Journal of Contemporary Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): Journal of Contemporary Islamic Education
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jcie.v4i1.4421

Abstract

Penelitian dilatar belakangi banyaknya mahasantri Rumah Tahfidz Cahaya Al-Qur'an An-Nahl 4 Mataram yang memiliki banyak hafalan namun sulit dalam mengingat dan mempertahankan hafalan yang dimiliki. Padahal memperkuat hafalan adalah kewajiban penghafal Al-Qur’an agar hafalan mereka tidak dilupakan. Penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskrifsikan implementasi metode tasmi' dalam memperkuat hafalan Al-Qur'an mahasantri Rumah Tahfidz Cahaya Al-Qur'an An-Nahl 4 Mataram serta mengetahui factor-faktor yang mendukung dan menghambat. Penelitian ini memiliki jenis kualitatif deskriptif karena penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan suatu masalah, kondisi atau peristiwa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara . Analisis data menggunakan teori Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode tasmi’ dalam memperkuat hafalan Al-Qur’an Mahasantri Rumah Tahfidz Cahaya Al-Qur’an An-Nahl 4 Mataram dilakukan melalui dua cara yaitu tasmi’ antar teman dan tasmi’ sesuai perolehan juz. Adapun faktor pendukung implementasi metode tasmi’dalam memperkuat hafalan Al-Qur’an Mahasantri Rumah Tahfidz Cahaya Al-Qur’an An-Nahl 4 Mataram yaitu motivasi diri dan orang terdekat, menggunakan satu mushaf dalam menghapal dan menciptakan lingkungan bernuansa islami. Adapun faktor penghambatnya yaitu adanya rasa malas, kurang percaya diri, dan Kurang disiplin.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM  DALAM TRADISI NYONGKOLAN  MASYARAKAT SASAK Nurul Khatimah; Zahraini Zahraini
Ar-Risalah Media Keislaman Pendidikan dan Hukum Islam Vol. 23 No. 2 (2025): (Oktober 2025)
Publisher : LPPM IAI IBRAHIMY GENTENG BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69552/9e9wh038

Abstract

The Nyongkolan tradition is a traditional ceremony conducted by the Sasak people of Lombok as part of their wedding celebrations. This tradition serves not only as a cultural procession but also embodies Islamic educational values that have a significant impact on shaping the character of the community, particularly in terms of ethics, solidarity, and social responsibility. This study aims to analyse the Islamic educational values embedded in the Nyongkolan tradition and explore its potential as an educational tool for the younger generation. The study adopts a qualitative approach, employing in-depth interviews and participatory observation with the community directly involved in the tradition's implementation. The findings indicate that the Nyongkolan tradition teaches principles such as the importance of maintaining relationships, moral education and etiquette, the value of mutual cooperation, solidarity, Islamic brotherhood, and respect for guests. These values align with Islamic teachings that promote the creation of a harmonious, mutually respectful, and solidarity-filled society.