Penelitian dilatar belakangi banyaknya mahasantri Rumah Tahfidz Cahaya Al-Qur'an An-Nahl 4 Mataram yang memiliki banyak hafalan namun sulit dalam mengingat dan mempertahankan hafalan yang dimiliki. Padahal memperkuat hafalan adalah kewajiban penghafal Al-Qur’an agar hafalan mereka tidak dilupakan. Penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskrifsikan implementasi metode tasmi' dalam memperkuat hafalan Al-Qur'an mahasantri Rumah Tahfidz Cahaya Al-Qur'an An-Nahl 4 Mataram serta mengetahui factor-faktor yang mendukung dan menghambat. Penelitian ini memiliki jenis kualitatif deskriptif karena penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan suatu masalah, kondisi atau peristiwa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara . Analisis data menggunakan teori Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode tasmi’ dalam memperkuat hafalan Al-Qur’an Mahasantri Rumah Tahfidz Cahaya Al-Qur’an An-Nahl 4 Mataram dilakukan melalui dua cara yaitu tasmi’ antar teman dan tasmi’ sesuai perolehan juz. Adapun faktor pendukung implementasi metode tasmi’dalam memperkuat hafalan Al-Qur’an Mahasantri Rumah Tahfidz Cahaya Al-Qur’an An-Nahl 4 Mataram yaitu motivasi diri dan orang terdekat, menggunakan satu mushaf dalam menghapal dan menciptakan lingkungan bernuansa islami. Adapun faktor penghambatnya yaitu adanya rasa malas, kurang percaya diri, dan Kurang disiplin.