This Author published in this journals
All Journal Pariwisata
Habiratun Konsolehah
Universitas Mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI PENGELOLAAN PARIWISATA BERBASIS MASYARAKAT DI PANTAI LABUAN HAJI Habiratun Konsolehah; I Made Murdana
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 14 No 1: Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v14i1.3844

Abstract

Pariwisata di Indonesia memiliki potensi yang cukup baik dan merupakan salah satu sektor yang memacu perekonomian di Indonesia. Perencanaan dan strategi yang tepat sangat penting dilakukan mengingat sektor pariwisata kini dijadikan sektor unggulan karena dapat memacu sektor lainnya seperti bisnis transfortasi, hotel, restauran, hiburan dan lain-lain. Pantai Labuan Haji sebagai salah satu destinasi wisata yang terdapat di Kabupaten Lombok Timur memiliki peluang besar untuk memberikan keuntungan baik bagi masyarakat maupun bagi Pemerintah Daerah setempat. Namun hal ini dapat terjadi apabila pengembangan dan pengelolaan pariwisata Pantai Labuan Haji terlaksana dengan baik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawacara, dan dokumentasi kepada informan kunci (Kepala Desa Labuan Haji dan Pokdarwis Labuan Haji) yang memiliki pengetahuan mendalam tentang topik, informan utama (masyarakat desa Labuan Haji dan pelaku usaha di sekitar pantai Labuan Haji), yaitu pelaku penting dalam komunitas, dan informan pendukung (wisatawan). Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa potensi yang dimiliki pariwisata Pantai Labuan Haji Lombok Timur yang sangat layak untuk dikembangkan berupa panorama bibir pantai, sunrise, kuliner dan sumberdaya laut. Kemudian Startegi yang dapat dikembangkan dari hasil analisis SWOT antara lain: 1) strategi pengelolaan produk wisata, 2) pengelolaan kelembagaan dan SDM pariwisata, 3) pengelolaan pariwisata berbasis masyarakat dan 4) pengelolaan penunjang dan minat SDM pariwisata.