Kinanti Aulia Suryadi
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INTERAKSI PEMANDU DAN PESERTA DALAM PEMBENTUKAN PENGALAMAN WISATA PADA AKTIVITAS WALKING TOUR Kinanti Aulia Suryadi; Gita Siswhara; Masroulina Sevtiani
SABBHATÃ YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya Vol 7 No 1 (2026): SABBHATA YATRA: Jurnal Pariwisata dan Budaya
Publisher : STABN Raden Wijaya Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/sabbhatayatra.v7i1.2823

Abstract

Perkembangan wisata berbasis pengalaman mendorong munculnya aktivitas walking tour sebagai bentuk wisata perkotaan yang menekankan interaksi sosial, narasi sejarah, dan pengalaman ruang kota secara langsung. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana interaksi antara pemandu dan peserta membentuk pengalaman wisata dalam aktivitas walking tour di Bandung, Jakarta, dan Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis tematik. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap 21 partisipan yang terdiri atas pemandu dan peserta walking tour. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman dengan bantuan perangkat lunak NVivo melalui proses pengkodean, kategorisasi, dan interpretasi tema penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi pemandu dan peserta menjadi elemen utama dalam pembentukan pengalaman wisata. Interaksi yang dialogis, partisipatif, dan adaptif mampu menciptakan keterlibatan emosional serta pengalaman sosial yang lebih personal bagi peserta. Narasi dan storytelling juga berperan penting dalam membangun keterikatan peserta terhadap ruang kota melalui komunikasi yang komunikatif dan partisipatif. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman wisata dalam walking tour terbentuk melalui proses co-creation experience yang melibatkan pemandu, peserta, dan ruang kota secara kolektif. Temuan penelitian memperkuat kajian interaksionisme simbolik dalam konteks pariwisata perkotaan serta memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan wisata berbasis pengalaman di Indonesia.