Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS RISIKO DAN KETIDAKPASTIAN DI PABRIK TAHU NIAS DESA HILIGODU OMBOLATA Artika Memori Laoli; Almuzizah Hia; Sukardin Lase; Arivin Ilham Zega; Demi Etika Waruwu; Selviaman Zega
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 3 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v8i3.6162

Abstract

Usaha produksi tahu merupakan salah satu bentuk industri kecil yang berperan penting dalam mendukung perekonomian masyarakat lokal. Pabrik Tahu Nias yang berlokasi di Desa Hiligodu Ombolata merupakan usaha pengolahan pangan yang dalam proses produksinya menghadapi berbagai risiko dan ketidakpastian. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis risiko yang muncul dalam proses produksi tahu, menganalisis faktor-faktor penyebab ketidakpastian, serta mengkaji upaya yang dilakukan untuk meminimalkan risiko tersebut. Metode yang digunakan adalah observasi langsung dan wawancara dengan pemilik serta pekerja pabrik tahu. Hasil analisis menunjukkan bahwa risiko produksi muncul baik dari faktor internal maupun eksternal. Risiko internal meliputi kerusakan peralatan, kesalahan dalam proses produksi, keselamatan kerja, serta pengelolaan limbah. Sementara itu, risiko eksternal yang paling dominan adalah kelangkaan dan kenaikan harga bahan baku kedelai. Upaya yang dilakukan untuk menghadapi risiko dan ketidakpastian antara lain dengan menyediakan stok bahan baku, melakukan perawatan peralatan, menyesuaikan ukuran dan harga tahu, serta memanfaatkan produk dan limbah yang tidak layak jual. Dengan pengelolaan risiko yang lebih terencana, diharapkan keberlangsungan usaha Pabrik Tahu Nias dapat terjaga secara berkelanjutan.Kata Kunci: Analisis Risiko, Ketidakpastian, Proses Produksi, Industri Tahu, Ekonomi Manajerial
Strategi Customer Relationship Management dalam Menangani Keluhan Pelanggan di PT. Pos Indonesia Cabang Gunungsitoli Selviaman Zega; Yupiter Mendrofa; Maria Magdalena Bate'e; Otanius Laia
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13898

Abstract

Peningkatan kualitas pelayanan pada perusahaan jasa menuntut penerapan Customer Relationship Management (CRM) yang efektif, khususnya dalam menangani keluhan pelanggan. PT. Pos Indonesia Cabang Gunungsitoli sebagai penyedia layanan pos dan logistik masih menghadapi berbagai keluhan pelanggan, seperti keterlambatan pengiriman, ketidakjelasan informasi status kiriman, lamanya proses penanganan komplain, serta belum optimalnya integrasi sistem pengelolaan keluhan. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan kepuasan dan kepercayaan pelanggan serta memengaruhi daya saing perusahaan di tengah persaingan industri jasa pengiriman yang semakin kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme penanganan keluhan pelanggan, mengidentifikasi kendala dalam penerapan strategi CRM, serta mendeskripsikan strategi CRM yang efektif dalam menangani keluhan pelanggan di PT. Pos Indonesia Cabang Gunungsitoli. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme penanganan keluhan telah dilaksanakan melalui tahapan penerimaan, pencatatan, verifikasi, koordinasi, dan tindak lanjut penyelesaian keluhan, namun implementasinya belum optimal karena keterbatasan sumber daya manusia, belum terintegrasinya sistem informasi keluhan, serta koordinasi antarunit yang belum maksimal. Strategi CRM yang efektif dilakukan melalui peningkatan komunikasi yang responsif, pelayanan yang ramah dan empatik, percepatan tindak lanjut keluhan, penguatan koordinasi antarbagian, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan hubungan jangka panjang dengan pelanggan.