ABSTRAKPerkembangan teknologi digital telah mengubah cara pelaku usaha menjalankan kegiatan pemasaran dan berinteraksi dengan konsumen. Media sosial telah menjadi salah satu alat pemasaran yang dapat dimanfaatkan oleh UMKM untuk memperkenalkan produk, memberikan informasi, membangun interaksi, dan meningkatkan kesadaran konsumen terhadap suatu merek. Namun, pemanfaatan media sosial oleh UMKM Jasa Katering di Pusat Pelatihan Osseda, Nias Utara, masih menghadapi beberapa kendala dan belum dilaksanakan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan strategi pemasaran media sosial, menelaah pelaksanaannya, serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam memanfaatkan pemasaran media sosial untuk meningkatkan kesadaran merek. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dipilih melalui sampling purposif, yang terdiri dari satu informan kunci, lima informan utama, dan dua informan tambahan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman serta divalidasi melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM Jasa Katering memanfaatkan Facebook, WhatsApp, dan TikTok untuk memperkenalkan produk, memberikan informasi, melakukan promosi, serta berinteraksi dengan konsumen melalui foto produk, video pendek, promosi, dan diskon. Pemanfaatan ini berkontribusi pada peningkatan pengenalan dan daya ingat konsumen terhadap bisnis tersebut.ABSTRACTThe development of digital technology has changed the way businesses conduct marketing activities and interact with consumers. Social media has become one of the marketing tools that can be utilized by MSMEs to introduce products, provide information, build interaction, and increase consumer awareness of a brand. However, the utilization of social media by the Catering MSME at the Osseda Training Center, North Nias, still faces several obstacles and has not been implemented optimally. This study aims to analyze the utilization of social media marketing strategies, examine their implementation, and identify the obstacles encountered in utilizing social media marketing to increase brand awareness. This study employed a qualitative method with a descriptive approach. Informants were selected through purposive sampling, consisting of one key informant, five main informants, and two additional informants. Data were collected through interviews, observation, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman model and validated through triangulation. The results show that the Catering MSME utilizes Facebook, WhatsApp, and TikTok to introduce products, provide information, conduct promotions, and interact with consumers through product photos, short videos, promotions, and discounts. This utilization contributes to increasing consumer recognition and recall of the business.