Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Skrining dan Peningkatan Pengetahuan Resiko Penyakit Ginjal Kronis Melalui Video Animasi Pada Anggota Satlinmas Kelurahan Setiamanah Kota Cimahi Gina Nurdina; Anggraini, Dian; Mar’ah, Novya Ashlahatul
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku3461

Abstract

Latar belakang : Masyarakat umum belum cukup menyadari bahwa penyakit ginjal kronis (PGK) adalah kondisi medis yang serius dan progresif. Beberapa faktor risiko seperti Diabetes Mellitus, Hipertensi, Konsumsi Obat Pereda Nyeri, Narkoba dan radang ginjal, jika kelompok tersebut telah mengalami komplikasi penyakit ginjal kronik maka jumlah pasien hemodialisa akan semakin bertambah dan angka kematian akan semakin meningkat setiap tahunnya. Kelompok beresiko sebaiknya harus melakukan skrining dan memiliki pengetahuan baik tentang faktor risiko dan gejala PGK sehingga mempengaruhi sikap mereka untuk melakukan pengobatan lebih dini dan pencegahan komplikasi lebih lanjut. Tujua :Maka dari itu peneliti ingin melakukan skring secara sederhana untuk mengetahui resiko mengalami PGK serta meningkatkan pengetahuan mitra yang berisiko mengalami PGK melalui pemberian edukasi berbasis video interaktif. Metode : Mitra yaitu 82 Anggota Satlimas Kelurahan Setiamanah Kota Cmahi. Kuesioner menggunakan SCORED untuk skrining PGK dan kuesioner pengetahuan CKD Skrining Indeks. Mitra menonton video bersama di aula. Hasil : Hasil skrining didapatkan 27 orang (33%) mengalami resiko tinggi PGK dan 55 orang (67%) tidak beresiko PGK. Terdapat peningkatan skor pengetahuan sebelum dan setelah dilakukan intervensi. Rerata skor pretest yaitu 7.3 ± 3.14 meningkat menjadi 14.7± 2.87 setelah dilakukan edukasi melalui video animasi. Kesimpulan : Skrining dan edukasi mengenai resiko terjadinya PGK berhasil mencapai tujuan yang diharapkan. Skrining PGK di negara berpenghasilan rendah hingga menengah sangat penting untuk mengurangi beban penyakit ini. Penggunaan teknologi seperti pembelajaran mesin dan media edukasi seperti video animasi dapat meningkatkan efektivitas skrining dan pengetahuan masyarakat tentang PGK.
Implementasi Video Berbasis Animasi : 8000 HPK Terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Pada Pencegahan Stunting Hadiyani, Wini; Mar’ah, Novya Ashlahatul; Krismayanti, Aprisa; Hidayat, Dede Taufik; Mardani, Diana; Asalma, Haifa Yasyfi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.708

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan kesehatan masyarakat utama di Indonesia. Edukasi tentang pencegahan stunting sejak remaja memiliki peran penting dalam pencegahan stunting karena kelompok ini akan menjadi calon orang tua di masa depan. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja terhadap pencegahan stunting melalui media video animasi “8000 Hari Pertama Kehidupan”. Kegiatan dilaksanakan di SMP Bina Juara, Kabupaten Sumedang, dengan melibatkan 32 siswa kelas VIII. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi,  penayangan video edukatif dan diskusi interaktif, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan (p < 0,05) dari rata-rata 62,4 menjadi 85,6 (+37%) dan sikap remaja dari 68,9 menjadi 88,2 (+28%). Program ini juga menghasilkan terbentuknya Kelompok Duta Kesehatan Remaja dan kemitraan antara STIKep PPNI Jawa Barat dengan sekolah serta puskesmas setempat. Hasil menunjukkan bahwa media video animasi efektif digunakan untuk meningkatkan kesadaran dan sikap positif remaja dalam pencegahan stunting