Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kinerja Dermaga Terhadap Pertumbuhan Pengguna Jasa Transportasi Laut Di Pelabuhan Rakyat Kota Sorong Eka Syaputra Albasri; Muhammad Rusmin; Marina Abriani Butudoka
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jimats.v1i1.1863

Abstract

Transportasi laut merupakan salah satu bagian dari system transportasi nasional yang merupakan   titik pergerakan barang atau penumpang. Saat ini aktifitas arus kunjungan kapal dan arus muat mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari pertumbuhan di Kota Sorong yang semakin meningkat serta pengembangan di segala aspek tidak terkecuali pelabuhan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa kapasitas eksisting dermaga dan meprediksi kinerja dermaga pada jangka menengah (5 tahun mendatang) dan jangka panjang (10 tahun mendatang) serta melihat apakah dermaga butuh pengembangan untuk jangka menengah dan jangka panjang menggunakan metode regresi linier hasil analisa didapat proyeksi arus muat barang, Penumpang dan kunjungan kapal, serta mengacu pada peraturan UNCTAD. Dermaga Pelabuhan Rakyat Kota Sorong terdiri dari 2 dermaga yaitu panjang dermaga 1 adalah 95 meter dan panjang dermaga 2 adalah 50 meter   dengan lebar kedua dermaga itu    yaitu 8 meter.    Hasil analisa menunjukan bahwa kinerja eksisting dermaga dengan nilai BOR sebesar 64,5% sudah melebihi batas maksimum nilai BOR dari UNCTAD yaitu 50% untuk 2 tambatan, Namun untuk kapasitas tambat dermaga untuk dermaga 1 dengan ukuran kapal   terbesar   masih mampu menampung kapal tersebut sedangkan untuk dermaga 2 sudah tidak mampu menampung dengan ukuran kapal terbesar. Hasil analisa kinerja dermaga untuk jangka menengah di tahun 2025 nilai BOR sebesar 69,7% dan jangka panjang di tahun 2030 nilai BOR sebesar 71,6% nilai ini melebihi dari rekomendasi UNCTAD yaitu 50% untuk 2 tambatan. sehingga butuh pengembangan di  dermaga agar kinerja dermaga  bisa lebih optimal.
Analisis Perbandingan Pemodelan Plaxis 2D dan Plaxis 3D pada Konsolidasi Tanah Reklamasi Menggunakan Prefabricated Vertical Drain Dinda Sekar Selni Prawardani; Bartolomeus Krismanto Pauta; Marina Abriani Butudoka
Jurnal Studi dan Aplikasi Teknik Sipil (JSATS) Vol. 2 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/jsats.v2.i2.2

Abstract

Tanah reklamasi umumnya memiliki karakteristik kompresibilitas tinggi sehingga memerlukan perbaikan tanah untuk mempercepat proses konsolidasi. Penggunaan Prefabricated Vertical Drain (PVD) merupakan salah satu metode yang banyak diterapkan, namun proses instalasinya dapat menimbulkan zona terganggu (smear zone) yang memengaruhi kinerja drainase dan besarnya penurunan tanah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh smear zone terhadap prediksi penurunan konsolidasi serta membandingkan hasil pemodelan menggunakan Plaxis 2D dan Plaxis 3D pada tanah reklamasi. Metode penelitian dilakukan melalui pemodelan numerik berbasis metode elemen hingga dengan mempertimbangkan karakteristik smear zone pada beberapa tingkat kehalusan mesh, yaitu very coarse, coarse, medium, fine, dan very fine. Data lapangan berupa parameter tanah, konfigurasi PVD, dan hasil pengamatan penurunan digunakan sebagai dasar analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi mesh menghasilkan nilai penurunan yang bersifat fluktuatif dan tidak menunjukkan hubungan linier terhadap tingkat kehalusan mesh. Pemodelan Plaxis 3D menghasilkan prediksi penurunan yang lebih mendekati data lapangan dibandingkan Plaxis 2D. Dengan demikian, representasi tiga dimensi memberikan akurasi yang lebih baik dalam menganalisis pengaruh smear zone pada tanah reklamasi. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan pemodelan tiga dimensi untuk evaluasi desain perbaikan tanah dengan PVD. Temuan penelitian dapat menjadi referensi bagi perencana dan praktisi geoteknik dalam meningkatkan keandalan prediksi penurunan tanah pada proyek reklamasi.