The advancement of technology in construction work has introduced various more efficient methods, including in rock excavation activities. This study aims to compare the productivity of two rock excavation methods: rock drill breaker and blasting. A descriptive quantitative approach was applied by collecting primary data from projects using the rock drill breaker method and data on the blasting method obtained from other relevant reference locations. The analysis focused on four key aspects, efficiency, time, operational costs, and productivity. The results revealed significant differences between the two methods. The blasting method produces a higher excavation volume per day but requires higher operational costs compared to the rock drill breaker. In terms of time, the blasting method demonstrates superior speed in task completion. These findings provide valuable guidance for practitioners and decision-makers in selecting the most appropriate work method for rock excavation projects. Furthermore, the study's results are expected to serve as a reference for developing more efficient and cost-effective work methods in the future. Abstrak Perkembangan teknologi dalam pekerjaan konstruksi telah memunculkan berbagai metode yang lebih efisien, termasuk dalam kegiatan galian batu. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan produktivitas dua metode galian batu, yaitu rock drill breaker dan blasting. Pendekatan kuantitatif deskriptif diterapkan dengan pengumpulan data primer dari proyek yang menggunakan metode rock drill breaker, serta data metode blasting yang diperoleh dari referensi lokasi relevan lainnya. Analisis dilakukan berdasarkan empat aspek utama, yaitu efisiensi, waktu, biaya operasional, dan produktivitas. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua metode. Metode blasting mampu menghasilkan volume galian lebih besar per hari, namun memerlukan biaya operasional yang lebih tinggi dibandingkan dengan rock drill breaker. Dari segi waktu, metode blasting menunjukkan kecepatan pengerjaan yang lebih unggul. Temuan ini memberikan panduan penting bagi praktisi dan pengambil keputusan dalam memilih metode kerja yang sesuai untuk proyek galian batu. Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan metode kerja yang lebih efisien dan ekonomis di masa depan.