Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Aplikasi Tangerang Ayo Dalam Mendukung Kegiatan Administrasi Guru Pns (Studi Kasus: Sdn Batuceper2) Awaayisyah Ananda Glory; Tania Nur Rizky; Muhamad Ali Akbar; Khoirunnisa Benny; Irvan Arif Kurniawan
Jurnal Inovasi Global Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v3i2.275

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan aplikasi Tangerang Ayo yang dikembangkan oleh Pemerintah Kota Tangerang untuk mendukung administrasi guru PNS. Aplikasi ini merupakan bagian dari inisiatif smart city yang mendorong digitalisasi dalam pelayanan publik. Dengan aplikasi ini, Pegawai Negeri Sipil di Kota Tangerang, khususnya di SDN Batuceper Dua, terbantu dalam administrasi absensi dan berbagai tugas lainnya melalui fitur yang terupdate. Analisis menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara terhadap pengguna, mengacu pada teori DeLone dan McLean dengan enam indikator: kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, kepuasan pengguna, penggunaan, dan manfaat bersih. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kepuasan pengguna yang sangat tinggi, yang juga tercermin dari rating positif di Playstore dan Appstore. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan pada sistem aplikasi untuk mengatasi gangguan teknis, serta peningkatan infrastruktur teknologi di SDN Batuceper agar aplikasi dapat mendukung kegiatan administrasi dengan lebih efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aplikasi Tangerang Ayo berperan penting dalam meningkatkan efisiensi administrasi guru PNS, namun perlu dilakukan perbaikan pada infrastruktur dan pemeliharaan sistem secara berkala. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan efektivitas penggunaan aplikasi, pemerintah perlu memperkuat infrastruktur teknologi dan melakukan sosialisasi lebih luas tentang manfaat aplikasi ini bagi pengguna di Kota Tangerang.
LAYANAN PUBLIK KESEHATAN (BPJS KESEHATAN DAN PUSKESMAS) Awaayisyah Ananda Glory; Rara Alfaidah; Khoirunnisa Benny; Jidan Rizkian; Muhamad Ali Akbar; Irvan Arif Kurniawan
Nusantara Hasana Journal Vol. 6 No. 1 (2026): Nusantara Hasana Journal, June 2026
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v6i1.2199

Abstract

This study examines the implementation of public health services in Indonesia through the synergy of the National Health Insurance program (JKN) administered by BPJS Kesehatan and community health centers (Puskesmas). Using a descriptive-analytical literature review approach, this article analyzes four key dimensions: service accessibility, facility distribution, healthcare workforce equity, and financing fairness. The findings indicate that the integration of BPJS Kesehatan and Puskesmas within the JKN framework has significantly expanded healthcare coverage and increased community visits to health facilities. However, drawing on Julian Tudor Hart’s Equity in Health Service theory (1971), also known as the Inverse Care Law, this study identifies persistent inequities in healthcare access, particularly in remote and underserved areas where infrastructure limitations and healthcare workforce shortages remain critical challenges. Digital innovations such as the Mobile JKN application, SIMPUS, and SATUSEHAT have broadened access by reducing barriers of time and distance, yet the digital divide risks creating new forms of inequity. Furthermore, low compliance with insurance premiums among informal sector workers threatens the sustainability of the gotong royong financing principle. This study concludes that while BPJS-Puskesmas synergy has advanced universal health coverage, strategic policy interventions are urgently needed to achieve substantive equity in health service quality and accessibility across Indonesia.