Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tinjauan Hukum Peran Kepala Desa Sebagai Paralegal Hakim Perdamaian Guna Mewujudkan Desa Damai Dan Berkeadilan Faisal Herisetiawan Jafar; Yeni Haerani; Femas Aditya; Nurul Adha; Mahrani Mahrani
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 10 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i10.2914

Abstract

Undang-undang Dasar mengamanatkan bahwa Setiap warga negara indonesia harus mendapatkan perlakukan yang sama di muka hukum dan pemerintahan, tanpa adanya perbedaan suku, agama, ras dan golongan, namun salah satu permasalahan penyelesaian sengketa hukum yang terjadi di indonesia saat ini adalah tidak meratanya jumlah penegak hukum yang berada di wilayah perkotaan dan pedesaan. mendorong pemerintah melaksanakan mempercepat sertifikasi kepala desa sebagai paralegal dan mediator. tujuannya adalah untuk mengoptimalisasikan peran kepala desa berdasarkan amanat undang-undang desa bahwa setiap kepala desa wajib menyelesaikan perselisihan masyarakat di desa. sehingga penelitian ini ingin mengkaji peran kepala desa sebagai paralegal hakim perdamaian guna mewujudkan desa damai dan berkeadilan. metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif yang menekankan pada data sekunder. Kepala Desa sebagai Paralegal hakim perdamaian memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial di masyarakat desa dengan menyelesaikan konflik secara damai tanpa harus melibatkan sistem peradilan formal. Peran ini memanfaatkan pengetahuan mendalam tentang aspek sosial, budaya, dan nilai lokal yang dimiliki kepala desa, sehingga penyelesaian konflik dapat lebih efektif dan sesuai dengan norma masyarakat setempat. pemerintah desa harus dibekali dengan pelatihan dan sertifikasi paralegal sehingga dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai hakim perdamaian desa kepala desa dapat bekerja sesuai dengan norma hukum yang berlaku.
Sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual untuk Produk Unggulan Desa Puuroda ⁠Ninis Karlina; Nur Afni Pertiwi; Ridah Astuti; Afliani Afliani; Febrina Anggraini Hijriah; Jeis Mawar M; Sumardianto Sumardianto; Nova Yovianti; Sumardin Sumardin; Nurul Adha; Johar Nur Iin; Faisal Herisetiawan Jafar
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 1 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v5i1.6150

Abstract

ABSTRACT Fertile soil makes Puuroda village one of the food barn centers of Kolaka district with superior products of organic rice cap Anoa, besides that there is an organic study center managed by the Organic Farmers Association (ASPOK) of Puuroda village with exceptional products such as Jamu busset, flower telang tea by indah, rosela flower fresh drinks, rengginang mentik Susu (Remensu). However, the superior products in the village do not yet have an Intellectual Property Rights (IPR) certificate registered with the Directorate General of Intellectual Property. This community service aims to socialize intellectual property rights for superior products in Purooda village. The results of this community service activity are an understanding of the IPR category, brand naming, brands that cannot be registered, brand registration functions, protection of brands, registration flow, brand registration fees, and examples of IPR brands that have been registered. This community service is expected to help the Puuroda village community to increase awareness of the importance of intellectual property rights in encouraging innovation in the village, so that these innovations can have a maximum impact on society.