Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Posisi Duduk Dan Durasi Duduk Dengan Derajat Fungsional Low Back Pain Pada Pegawai Sekretariat Daerah Kota Cirebon Moh. Irwan Dharmansyah; Lintang Azahra Anggun Pratiwi; Auliya Rizka Nabilah E.R
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i2.2510

Abstract

Low Back Pain (LBP) adalah rasa nyeri pada punggung bagian bawah yang dapat menjalar sesuai dermatom tubuh, dan jenis pekerjaan yang mengharuskan individu duduk dalam posisi statis untuk waktu lama berisiko tinggi menyebabkan gangguan musculoskeletal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara posisi duduk dan durasi duduk dengan derajat fungsional LBP. LBP menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama di kalangan pegawai yang banyak menghabiskan waktu di depan komputer, sehingga memahami faktor-faktor yang mempengaruhi LBP penting untuk pencegahan dan penanganannya. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional pada pegawai Kantor Kesekretariatan Kota Cirebon, dengan sampel 38 responden yang ditentukan melalui teknik consecutive sampling. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman dengan batas signifikansi 0,05. Hasilnya, 65,8% responden adalah laki-laki, 34,2% perempuan, dengan posisi duduk terbanyak sedikit membungkuk (65,8%) dan 63,2% memiliki durasi duduk lama. Derajat fungsional LBP menunjukkan median 92,5% dan deviasi standar 8,92%. Terdapat hubungan signifikan antara posisi duduk dan derajat fungsional LBP (p-value 0,001; p < 0,05), tetapi tidak ada hubungan signifikan antara durasi duduk dan derajat fungsional LBP (p-value 0,345; p > 0,05). Kesimpulan menunjukkan bahwa posisi duduk berpengaruh terhadap derajat fungsional LBP, sehingga rehabilitasi medis dan intervensi ergonomis diperlukan untuk meningkatkan produktivitas kerja dan mengurangi risiko LBP. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya perbaikan posisi duduk dan pemahaman risiko durasi duduk yang lama, untuk mengimplementasikan program pencegahan yang lebih baik di lingkungan kerja.
Hubungan Posisi Duduk Dan Durasi Duduk Dengan Derajat Fungsional Low Back Pain Pada Pegawai Sekretariat Daerah Kota Cirebon Moh. Irwan Dharmansyah; Lintang Azahra Anggun Pratiwi; Auliya Rizka Nabilah E.R
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i2.2510

Abstract

Low Back Pain (LBP) adalah rasa nyeri pada punggung bagian bawah yang dapat menjalar sesuai dermatom tubuh, dan jenis pekerjaan yang mengharuskan individu duduk dalam posisi statis untuk waktu lama berisiko tinggi menyebabkan gangguan musculoskeletal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara posisi duduk dan durasi duduk dengan derajat fungsional LBP. LBP menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama di kalangan pegawai yang banyak menghabiskan waktu di depan komputer, sehingga memahami faktor-faktor yang mempengaruhi LBP penting untuk pencegahan dan penanganannya. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional pada pegawai Kantor Kesekretariatan Kota Cirebon, dengan sampel 38 responden yang ditentukan melalui teknik consecutive sampling. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman dengan batas signifikansi 0,05. Hasilnya, 65,8% responden adalah laki-laki, 34,2% perempuan, dengan posisi duduk terbanyak sedikit membungkuk (65,8%) dan 63,2% memiliki durasi duduk lama. Derajat fungsional LBP menunjukkan median 92,5% dan deviasi standar 8,92%. Terdapat hubungan signifikan antara posisi duduk dan derajat fungsional LBP (p-value 0,001; p < 0,05), tetapi tidak ada hubungan signifikan antara durasi duduk dan derajat fungsional LBP (p-value 0,345; p > 0,05). Kesimpulan menunjukkan bahwa posisi duduk berpengaruh terhadap derajat fungsional LBP, sehingga rehabilitasi medis dan intervensi ergonomis diperlukan untuk meningkatkan produktivitas kerja dan mengurangi risiko LBP. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya perbaikan posisi duduk dan pemahaman risiko durasi duduk yang lama, untuk mengimplementasikan program pencegahan yang lebih baik di lingkungan kerja.
Hubungan Durasi Duduk dan Frekuensi Olahraga dengan Derajat Fungsional Low Back Pain pada Pegawai di Sekretariat Daerah Kota Cirebon Lintang Azahra Anggun Pratiwi; Kati Sriwiyati; Moh Irwan Dharmansyah
KOLONI Vol. 5 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v5i2.882

Abstract

Low Back Pain (LBP) is a musculoskeletal disorder commonly experienced by office workers due to prolonged sitting duration and low physical activity. This condition may reduce functional ability and work productivity. This study aimed to analyze the relationship between sitting duration and exercise frequency with the functional degree of Low Back Pain among employees at the Regional Secretariat of Cirebon City. This study used an observational analytic design with a cross-sectional approach. The population consisted of civil servant employees at the Regional Secretariat of Cirebon City with a total sample of 38 respondents selected using consecutive sampling technique. Independent variables were sitting duration and exercise frequency, while the dependent variable was the functional degree of Low Back Pain. Data were collected using sitting duration questionnaires, exercise frequency questionnaires, and the Back Pain Functional Scale (BPFS). Data analysis was performed using univariate and bivariate analysis with Spearman correlation test at a significance level of p<0.05. Most respondents had prolonged sitting duration (>4 hours/day) as many as 24 respondents (63.2%) and occasional exercise frequency (1–2 times/week) as many as 26 respondents (68.4%). The median functional degree of Low Back Pain was 92.5% ± 8.92%. Statistical analysis showed no significant relationship between sitting duration and the functional degree of Low Back Pain (p=0.345), as well as between exercise frequency and the functional degree of Low Back Pain (p=0.413).There was no significant relationship between sitting duration and exercise frequency with the functional degree of Low Back Pain among employees at the Regional Secretariat of Cirebon City.