Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sistem Informasi Pengajuan Surat Berbasis Website di Kantor Desa Bumiwangi Ihsan Fairuz; Ajeng Rahayu; Nahrul Hayat; Ricky Rohmanto
Jurnal Bhakti Karya dan Inovatif Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Bhakti Karya dan Inovatif
Publisher : LPPM Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37278/bhaktikaryadaninovatif.v5i1.1117

Abstract

Desa Bumiwangi, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, menghadapi tantangan dalam proses administrasi pembuatan surat keterangan yang masih manual. Proses ini sering kali mengakibatkan perasaan kurang puas dari masyarakat karena keterbatasan waktu pelayanan, kurangnya informasi terkait persyaratan, dan kendala kehadiran perangkat desa. Melihat tantangan dan permasalahan berikut maka mahasiswa KKN Universitas Ma’soem mengusulkan penerapan Sistem Informasi Pengajuan Surat Berbasis Web yang bertujuan agar masyarakat dapat dimudahkan dalam mengajukan surat secara online dengan akses 24 jam, mengurangi kesalahan dalam pengumpulan persyaratan, serta menyediakan fitur lacak untuk memantau proses pengajuan sehingga proses administrasi yang dapat meningkatkan efisiensi dan kepuasan pelayanan. Selarasa dengan sistem berbasis E-Government yang berarti pemerintahan elektronik yang sudah mulai diterapkan di Indonesia. Adapun metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Participatory Action Research (PAR).
Pengukuran Tingkat Maturity Tata Kelola Sistem Informasi Dengan Kerangka Kerja Cobit 4.1 Proses Manage Project Dan Monitor and Evaluate IT Performance Ricky Rohmanto; Ayi Mirajul Mu’minin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.11642

Abstract

Tata kelola teknologi informasi sangat penting untuk menyelaraskan TI dengan tujuan bisnis dan memastikan nilai tambah. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kematangan tata kelola TI pada PT Chevron Pacific Indonesia menggunakan kerangka COBIT 4.1, khususnya pada proses Manage Projects (PO10) dan Monitor and Evaluate IT Performance (ME1). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada manajer dan staf TI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kematangan saat ini berada pada level 4 (Managed and Measurable), sementara targetnya adalah level 5 (Optimised). Rekomendasi diberikan berupa penguatan kebijakan tata kelola TI, integrasi praktik manajemen proyek, serta peningkatan monitoring kinerja berkelanjutan.
Pelatihan Digitalisasi Sistem Penggajian bagi Karyawan CV Konveksi Hijab Geulish Sumedang Miki Wijana; Anjas Tryana; Ricky Rohmanto; Mochamad Rizki Alfarizi
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i3.15370

Abstract

Perkembangan Teknologi Digital menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan administrasi, termasuk sistem penggajian karyawan. Namun, masih banyak UMKM yang menerapkan sistem penggajian secara manual sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan perhitungan, keterlambatan pembayaran, dan pengelolaan data yang kurang tertata. Kondisi tersebut juga dialami oleh CV Konveksi Hijab Geulish Sumedang sebagai mitra pengabdian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan karyawan dalam mengelola sistem penggajian berbasis digital guna mendukung efisiensi dan transparansi administrasi keuangan perusahaan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang menekankan keterlibatan aktif mitra dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan pelatihan, pendampingan, hingga evaluasi. Pelatihan dilakukan melalui ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung penggunaan sistem penggajian digital yang sederhana dan sesuai dengan kebutuhan UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kemampuan karyawan dalam mengoperasikan sistem penggajian digital, penurunan tingkat kesalahan perhitungan gaji, serta peningkatan efisiensi waktu dan kerapihan pengarsipan data. Kegiatan ini juga mendorong perubahan pola kerja menuju administrasi yang lebih profesional dan berbasis teknologi. Dengan demikian, pelatihan digitalisasi sistem penggajian memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan UMKM dan dapat menjadi model pengabdian yang berkelanjutan serta replikatif bagi UMKM sejenis.