Dadan Muldan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH LATIHAN PENDEKATAN TAKTIK TERHADAP KEMAPUAN DEFENSE PADA PESERTA EKSTRAKURIKULER FUTSAL PUTRA DI SMK AL JABBAR CILEDUG Dede Yusuf Setiawan Dede; Ribut Wahidi; Dadan Muldan
Journal of Physical Education and Sport Science Vol 6 No 2 (2024): Journal of Physical Education and Sport Science
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jpess.v6i2.2350

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan pendekatan taktik terhadap kemampuan defense pada peserta ekstrakurikuler futsal putra di SMK Al Jabbar Ciledug. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Penelitian yang dilakukan adalah ekseperimen dengan jenis Pre-Experimental Designs. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest-postest Designs. Sampel penelitian berjumlah 24 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa lembar observasi, lembar tes kemampuan defense, dan kamera. Teknik analisis data terdiri dari uji pra syarat analisis dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kemampuan defense peserta futsal putra SMK Al Jabbar Ciledug sebelum penerapan pendekatan taktik, Cukup dengan nilai rata-rata 57. Kemampuan defense peserta futsal putra SMK Al Jabbar Ciledug setelah penerapan pendekatan taktik, Baik dengan nilai rata-rata 80. Terdapat pengaruh latihan pendekatan taktik terhadap kemampuan defense pada peserta ekstrakurikuler futsal putra di SMK Al Jabbar Ciledug dengan nilai Sig. (2-tailed) 0,000.
PENGARUH LATIHAN SPRINT 20 METER TERHADAP KECEPATAN LARI DI EKSTRAKURIKULER FUTSAL SMAN 1 JALAKSANA Nabil Arouf Diyaulhak; Dadan Muldan; Dedi Iskandar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomer 03, September 2026 Publication
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.64869

Abstract

Running speed is a very important biomotor component in the game of futsal, both in attack and defense. Based on observations at SMAN 1 Jalaksana, it was found that the running speed of students who play futsal after school is still below standard. This study aims to analyze the effect of 20 meter sprint training on the improvement of running speed in extracurricular futsal players at SMAN 1 Jalaksana. The method used is a quasi-experiment with a one-group pretest-posttest design. The research population consisted of futsal extracurricular players at SMAN 1 Jalaksana, with 20 students selected through a saturated sampling technique. The 20 meter sprint test was used as the measuring instrument, and the training program was carried out three times a week for six weeks. Data analysis included normality and homogeneity tests, followed by hypothesis testing using SPSS with the Paired Sample T-Test. The results showed a decrease in mean sprint time from 3.2560 seconds (pre-test) to 2.9470 seconds (post-test), with a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant effect of the 20 meter sprint training on running speed. This research is expected to provide empirical evidence and serve as a reference for coaches and physical education teachers in developing training programs focused on speed development.   ABSTRAK Kecepatan lari merupakan komponen biomotor yang sangat penting dalam permainan futsal, baik dalam menyerang maupun bertahan. Berdasarkan pengamatan di SMAN 1 Jalaksana, diketahui bahwa kemampuan kecepatan lari siswa yang bermain futsal sepulang sekolah masih di bawah standar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan sprint 20 meter terhadap peningkatan kecepatan lari pada pemain futsal ekstrakurikuler SMAN 1 Jalaksana. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen semu (quasi-experiment) dengan desain one-group pretest-posttest. Populasi penelitian yaitu pemain ekstrakurikuler futsal SMAN 1 Jalaksana dengan teknik pengambilan sampel jenuh sebanyak 20 siswa. Tes sprint 20 meter digunakan sebagai instrumen pengukuran, dengan program latihan dilaksanakan tiga kali seminggu selama enam minggu. Analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Paired Sample T-Test dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan penurunan rata-rata waktu tempuh sprint dari 3,2560 detik (pre-test) menjadi 2,9470 detik (post-test), dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari latihan sprint 20 meter terhadap kecepatan lari. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris dan menjadi acuan bagi pelatih dan guru pendidikan jasmani dalam menyusun program latihan yang lebih fokus pada pengembangan kecepatan.