Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pentingnya Pendidikan Karakter Dalam Dunia Pendidikan Sugiono Eksantoso
Syntax Idea 6838-6845
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v6i12.12114

Abstract

Character of education, it is absolutely necessary not only in school but also at home, in the social environment. Event now this is no longer a participant character of education early childhood through adolescence but also adults. Absolutely necessary for the survival of this nation. Competition imagine what will emerge in the next years. Obviusly it would be our burden and parent for today. At that time, the children will face competition with colleagues from various countries around the world. In fact we are still going to work year will feel the same feelings. Demand the quality of human resources in the coming millennium certainly requires good character. However, the character is the key individual goal.
MANAJEMEN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI KEWIRAUSAHAAN SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SMALB NEGERI BONDOWOSO Andika Martrianto; Teguh Sumarno; Sugiono Eksantoso
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i1.8093

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi transformasi pembelajaran keterampilan vokasi dari sekadar pelatihan teknis menjadi upaya pembentukan karakter dan kemandirian wirausaha bagi siswa berkebutuhan khusus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis manajemen perencanaan, pelaksanaan (berbasis pendekatan Deep Learning), serta mekanisme pengawasan terhadap program pengembangan kompetensi kewirausahaan di SMALB Negeri Bondowoso. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif oleh peneliti yang bertindak sebagai insider (Waka Kurikulum sekaligus Guru Vokasi), wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan Model Analisis Interaktif dari Miles, Huberman, dan SaldaƱa. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan utama: Pertama, transformasi perencanaan dan pengorganisasian kurikulum berhasil dilakukan melalui sinergi komitmen pimpinan (Kepala Sekolah) dan optimalisasi peran Komunitas Belajar (Kombel) sebagai wadah penerjemah kurikulum. Kedua, pelaksanaan pembelajaran vokasi mengalami reorientasi dari orientasi produk akhir menjadi proses yang mengintegrasikan Deep Learning dan nilai-nilai karakter 8 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Ketiga, fungsi pengawasan berjalan efektif melalui model pengawasan partisipatif secara melekat dan berkelanjutan yang dilakukan oleh peneliti sebagai insider, sehingga memungkinkan validasi data secara otentik. Keempat, manajemen implementasi yang terstruktur ini memberikan dampak yang signifikan terhadap perubahan budaya belajar dan berhasil menumbuhkan kesadaran intrinsik serta kemandirian peserta didik berkebutuhan khusus