Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Customer Engagement dan Service quality terhadap Customer loyalty pada Pelanggan Common Folks Posbloc Medan Ghaly Rizky Nugroho; Riza Fanny Meutia
Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis (JIMBI) Vol 7, No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis (JIMBI) - Juni
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jimbi.v7i1.6964

Abstract

This study aims to analyze the effect of customer engagement and service quality on customer loyalty among Common Folks Posbloc Medan customers. The research problem focuses on the suboptimal level of customer engagement and service quality, which may affect customer loyalty amid increasing competition among coffee shops in Medan. This study employs a quantitative approach with an associative research design, based on the relationship marketing perspective to explain the importance of long-term relationships between companies and customers. The population consisted of 14,046 Common Folks Posbloc Medan customers during the period of July 2024 to June 2025. The sample included 99 respondents selected using the Slovin formula and purposive sampling technique. Data were collected through a Google Form questionnaire and analyzed using SPSS 25 through validity testing, reliability testing, classical assumption testing, multiple linear regression, t-test, F-test, and coefficient of determination. The results show that customer engagement has a positive and significant effect on customer loyalty. Service quality also has a positive and significant effect on customer loyalty. Simultaneously, customer engagement and service quality have a positive and significant effect on customer loyalty. The Adjusted R Square value of 0.492 indicates that customer engagement and service quality explain 49.2% of the variation in customer loyalty, while the remaining 50.8% is explained by other factors outside the research model. These findings indicate that customer loyalty at Common Folks Posbloc Medan can be improved by strengthening customer engagement and consistently enhancing service quality.
Pengaruh Social Media Engagement, Influencer Marketing dan Sustainbility Branding terhadap Purchase Intention Konsumen Generasi Z pada Prospere Coffee Muhammad Ichsan; Finta Aramita; Riza Fanny Meutia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10964

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh social media engagement, influencer marketing, dan sustainability branding terhadap purchase intention konsumen Generasi Z pada Prospere Coffee. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 1.632 pengikut Instagram Prospere Coffee yang termasuk dalam kategori Generasi Z serta pernah berinteraksi atau melakukan pembelian. Penentuan sampel menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh 94 responden dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS melalui uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial social media engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention (t = 2,170; p = 0,033). Influencer marketing juga berpengaruh positif dan signifikan (t = 3,690; p < 0,001), demikian pula sustainability branding (t = 3,408; p < 0,001). Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention (F = 36,490; p < 0,001). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,549 menunjukkan bahwa 54,9% variasi purchase intention dapat dijelaskan oleh social media engagement, influencer marketing, dan sustainability branding, sedangkan 45,1% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa optimalisasi strategi pemasaran digital dan penerapan citra merek berkelanjutan mampu meningkatkan minat beli konsumen Generasi Z pada Prospere Coffee.
Pengaruh Persepsi Kualitas Dan Packaging Terhadap Niat Beli konsumen di Fore Coffee Cabang Iskandar Muda Kota Medan Adelina Putri Harahap; Riza Fanny Meutia
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Pengaruh Persepsi Kualitas Dan Packaging Terhadap Niat Beli konsumen di Fore Coffee Cabang Iskandar Muda Kota Medan”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Sampel penelitian terdiri dari 100 pelanggan Fore Coffee Cabang Iskandar Muda, Kota Medan, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner secara daring menggunakan Google Form, kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS versi 25 untuk memperoleh hasil penelitian. Berdasarkan hasil penelitian secara parsial persepsi kualitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli, secara parsial packaging berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli, dan Berdasarkan hasil pengujian simultan (uji F) yang dipaparkan pada tabel 8 di atas, mendapati nilai Fhitung sebesar 63,619 > nilai Ftabel 3,09 dan nilai sig 0,000 < 0,05. secara simultan persepsi kualitas dan packaging berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli konsumen di Fore Coffee Cabang Iskandar Muda Kota Medan. Selain itu, hasil uji koefisien determinasi (R2) mendapati nilai Adjust R Square sebesar 0,559, menunjukkan bahwa variabel Persepsi Kualitas (X1) dan Packaging (X2) mampu menjelaskan variasi terhadap variabel Niat Beli (Y) sebesar 55,9%%, sedangkan sisanya 44,1% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini.. penelitian selanjutnya disarankan untuk menambahkan variabel lain seperti harga, promosi, citra merek, kualitas pelayanan, dan pengalaman pelanggan agar dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi niat beli konsumen.