Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Intervensi Berbasis Yoga dan Manfaatnya untuk Pejuang Trauma: Kajian Literatur Dewi, Ni Komang Yuliani Satriya; Wilani, Ni Made Ari
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 13, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.13.1.2025.71-82

Abstract

Trauma adalah salah satu gangguan kesehatan mental yang disebabkan oleh kejadian luar biasa atau disebut dengan peristiwa traumatik yang menimbulkan ketakutan dan ketidakberdayaan. Penelitian WHO pada tahun 2017 menemukan bahwa sebanyak 70,4% responden dari 24 negara pernah mengalami peristiwa traumatik dalam hidup mereka. Keadaan finansial menjadi salah satu hambatan dalam mengakses perawatan dan pelayanan kesehatan untuk mengatasi trauma. Oleh karena itu, perlu adanya intervensi berupa perawatan yang terjangkau dan dapat diterapkan secara mandiri. Perawatan dengan pendekatan yoga terbukti dapat mengurangi trauma, namun belum ada penelitian yang menjelaskan apa saja intervensi berbasis yoga yang efektif bagi penyintas trauma. Sehingga, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi jenis dan manfaat intervensi berbasis yoga bagi penyintas trauma untuk meningkatkan kesejahteraannya. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur. Hasil dari penelitian ditemukan 4 jenis intervensi berbasis yoga untuk trauma psikologis, yaitu Trauma-Sensitive Yoga, Trauma-Informed Yoga, Traditional Yoga, dan integrasi berbagai teknik berbasis yoga. Penelitian ini harapannya dapat menambah wawasan individu mengenai jenis intervensi berbasis yoga untuk trauma psikologis, khususnya individu yang mengalami trauma. Selain itu, penelitian ini dapat menambah variasi penelitian dalam ilmu kesehatan, khususnya bidang psikologi dan keperawatan. 
Catcalling dan Humor Seksis sebagai Bentuk Kekerasan Simbolik Pada Perempuan di Ruang Publik Saraswati, Ni Kadek Anggie Shreepadma; Maheswari, Ni Putu Radharani Angelina; Dewi, Ni Komang Yuliani Satriya
WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 3 No 1 (2026): WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/wathan.v3i1.476

Abstract

Catcalling dan humor seksis masih sering dipersepsikan sebagai candaan atau bentuk interaksi sosial yang wajar, meskipun berbagai temuan menunjukkan bahwa praktik tersebut menimbulkan dampak serius terhadap rasa aman dan kondisi psikologis perempuan di ruang publik. Normalisasi terhadap pelecehan verbal dan simbolik ini mencerminkan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kekerasan simbolik, sehingga penting untuk dikaji secara kritis, terutama di tengah meningkatnya perhatian terhadap kekerasan berbasis gender dan perluasan definisi kekerasan seksual dalam regulasi nasional. Penelitian ini memiliki keistimewaan dengan mengintegrasikan konsep kekerasan simbolik. Dalam kerangka pemikiran Pierre Bourdieu, fenomena seperti catcalling dan humor seksis dapat dianalisis sebagai praktik simbolik yang bekerja secara halus melalui bahasa, habitus, dan relasi kuasa yang telah terlegitimasi secara sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian pustaka (library research) melalui telaah sistematis terhadap buku dan artikel jurnal ilmiah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis catcalling dan humor seksis sebagai bentuk kekerasan simbolik terhadap perempuan di ruang publik serta mengkaji dampak sosial dan psikologis yang ditimbulkannya. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik tersebut berperan dalam mereproduksi ketimpangan gender secara halus dan berulang, sehingga penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran kritis masyarakat, memperkaya kajian sosiologis dan gender, serta menjadi dasar bagi upaya edukasi dan perumusan kebijakan publik guna menciptakan ruang publik yang lebih aman dan setara bagi perempuan.