Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH DURASI DAN DERAJAT HIPERTENSI DENGAN FUNGSI KOGNITIF BERDASARKAN MOCA-INA Fahad, Moh Billy; Wahyuliati, Tri
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v8i2.21685

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang berbahaya. Perkembangan gaya hidup masa kini diyakini sebagai salah satu penyebab meningkatnya hipertensi di seluruh dunia. Penderita hipertensi di Jawa Timur diperkirakan mencapai 12 juta jiwa, sementara di Kabupaten Tulungagung 80.000 jiwa. Hipertensi juga menjadi faktor risiko dari demensia dan gangguan fungsi kognitif. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan durasi dan derajat hipertensi dengan gangguan fungsi kognitif. Metode yang digunakan adalah Cross-sectional dengan teknik non random sampling. Populasi pasien hipertensi sejumlah 95 dan beusia 45-65 tahun. Penelitian ini dilakukan selama 3 bulan yang berlokasi di RS Prima Medika Tulungagung. Instrumen skrining yang digunakan adalah MoCA-Ina. Analisis data yang digunakan dengan uji Chi-square bivariat dan univariat. Hasil penelitian didapatkan subjek dengan durasi hipertensi >5 tahun yang memiliki gangguan fungsi kognitif sebanyak 36 dari 42 subjek, sedangkan subjek dengan durasi hipertensi <5 tahun yang memiliki gangguan fungsi kognitif sebanyak 33 dari 53 subjek. Subjek hipertensi derajat 1, 2 dan 3 berturut-turut adalah 30, 33, 32. Subjek dengan gangguan fungsi kognitif derajat 1, 2 dan 3 masing-masing adalah 15, 25, 29. Analisis bivariat hubungan durasi dan derajat hipertensi dengan fungsi kognitif menghasilkan nilai p=0,011 serta p=0,001, sementara nilai korelasi masing-masing r=0,253 dan r=0,348. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang lemah signifikan antara durasi dan derajat hipertensi dengan gangguan fungsi kognitif.