Jepni Piola Togatorop
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan Motivasi Siswa Terhadap Model Klasikal Dan Model Permainan Kecil Dalam Pembelajaran Penjasorkes di SD Plus Jabal Rahmah Mulia Jeriko Sitorus; Zikrur Rahmat; Jernita Mendrofa; Jhonindo Purba; Jepni Piola Togatorop
Journal Physical Health Recreation (JPHR) Vol 5 No 4 (2025): Journal Physical Health Recreation (JPHR) Special Issue HAORNAS 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jphr.v5i4.4769

Abstract

Penelitian ini didorong oleh pengamatan bahwa sejumlah besar siswa di sekolah masih kurang termotivasi untuk mengambil bagian dalam kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan jasmani dan kesehatan. Khususnya di SD Kartika, pelaksanaan pendidikan jasmani dan kesehatan dipengaruhi oleh berbagai macam sumber. Dalam hal program pembelajaran, proses pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran, antara lain, guru sering kali kurang memiliki kompetensi untuk merencanakannya. Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) untuk mengetahui tingkat motivasi yang dimiliki siswa terhadap pembelajaran pendidikan jasmani di kelas V SD Plus Jabal Rahmah Mulia; 2) untuk mengetahui tingkat motivasi yang dimiliki siswa terhadap pembelajaran pada model klasikal; dan 3) untuk mengetahui perbandingan motivasi siswa pada model klasikal dan model permainan kecil. Metode penelitian deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini, populasi terdiri dari dua ratus anak yang terdaftar di kelas lima SD Plus Jabal Rahmah Mulia. Ukuran sampel untuk penelitian ini adalah lima puluh orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportionate random sampling. Berdasarkan hasil temuan, ditentukan bahwa 51,2% siswa termotivasi untuk belajar dengan menggunakan paradigma klasik. Berdasarkan informasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa klasifikasi Motivasi Belajar Siswa untuk Model Klasikal adalah cukup, sedangkan klasifikasi Motivasi Belajar Siswa untuk Model Permainan Kecil adalah 73,4%. Jika membandingkan Motivasi Siswa pada Model Klasikal dengan kategori cukup dengan Model Permainan Kecil pada Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Kelas V SD Plus Jabal Rahmah Mulia, maka terdapat perbedaan yang signifikan antara keduanya. Hal ini menunjukkan bahwa Model Permainan Kecil berada pada klasifikasi baik. Dengan demikian Model Permainan Kecil berada pada klasifikasi baik.
The Effect Of Problem-Solving Learning Methods On The Accuracy Of Underhand Passes In Girls' Volleyball At SMP N 2 Hamparan Perak Deli Serdang Jualina Widyawaty; Jenas Pardomuan Sihotang; Jepni Piola Togatorop; Iwan Julius Gulo; Jhon Ferinando Tarigan
Journal Physical Health Recreation (JPHR) Vol 6 No 2 (2025): Journal Physical Health Recreation (JPHR) (Articles In Progress)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jphr.v5i4.4772

Abstract

The influence of problem-solving learning methods on the accuracy of underhand passing in women's volleyball is the driving force of this research. SMPN 1 Pulau Merbau, Teluk Ketapang Village, Pulau Merbau District. Students have not shown their greatest potential in Underhand Passing, therefore errors often occur in that part of the test. This research is a Quasi-Experimental research, with the title "The Influence of Problem Solving Learning Style Learning Techniques on the Accuracy of Underhand Passing in Women's Volleyball." SMPN 2 Hamparan Perak Deli Serdang In 2025, the population in this study were all 102 Female Volleyball Players of SMPN 2 Hamparan Perak Deli Serdang. The sample taken was 15 female students. The instrument for arm muscle explosive power used the Underhand Passing test along with the Underhand Passing accuracy test. After that, the data was processed statistically, for the normality test with the Liliefors test at a significance level of 0.05. The hypothesis proposed is the Influence of the Problem Solving Learning Style Learning Method on the Accuracy of Underhand Passing in Girls' Volleyball at SMPN 2 Hamparan Perak Deli Serdang. Based on the processed data, it can be concluded that there is an Influence of the Problem Solving Learning Style Learning Method on the Accuracy of Underhand Passing in Girls' Volleyball at SMPN 2 Hamparan Perak Deli Serdang, where the initial test with an average of 41.87 in the pre-test increased by 3.6 to 45.47 in the post-test with the results (t count 12.345> t table 1.72)