Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EKSTRAKSI ANTOSIANIN TANAMAN JAWER KOTOK (Plectranthus scutellarioides (L.) R.Br.) DENGAN PELARUT ASETON DENGAN PENAMBAHAN PELARUT N- HEKSAN DAN ETIL ASETAT Hamdani, Syarif; Amelia Mulyana, Raifa Dwi; Firmansyah, Adang
Jurnal Sains dan Teknologi Farmasi Indonesia Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58327/jstfi.v13i2.232

Abstract

Antosianin merupakan kelompok pigmen alami yang memberikan warna merah, ungu, dan biru pada tumbuhan, khususnya pada tumbuhan Jawer Kotok (Plectranthus scutellarioides (L.) R.Br.). Tujuan utama penelitian adalah menentukan pelarut dan waktu optimal untuk memisahkan senyawa antosianin dengan menggunakan metode time dependent, yang merupakan modifikasi dari metode maserasi dengan penyesuaian waktu ekstraksi. Dalam penelitian ini, tiga jenis pelarut berbeda digunakan: kombinasi aseton dan heksan, kombinasi aseton dan etil asetat, serta pelarut tunggal berupa aseton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelarut optimal untuk mengisolasi senyawa antosianin adalah dengan kombinasi pelarut aseton dan heksan dalam perbandingan 1:1, dengan waktu perendaman  selama 30 detik. Dengan metode ini, rendemen senyawa antosianin didapatkan sebanyak 1,70% dari 5 gram daun segar Jawer kotok. Selain itu, analisis ekstrak senyawa antosianin mengungkapkan perubahan warna menjadi merah dan biru kehijauan pada uji kualitatif. Uji identifikasi menunjukkan panjang gelombang sebesar 527 nm, dengan absorbansi sebesar 0,4616. Hasil dari kromatografi lapis tipis (KLT) menunjukkan tiga spot dengan nilai Rf masing-masing adalah 0,27, 0,45, dan 0,81. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa metode kombinasi pelarut aseton: heksan (1:1) dengan waktu perendaman 30 detik adalah metode optimal untuk pemisahan senyawa antosianin pada tumbuhan Jawer kotok.