Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENGIMPLEMENTASI NILAI ANTI KORUPSI MELALUI CERITA RAKYAT NOEMUTI SISIR PERAK DAN NILAI KEJUJURAN Kofi , Matilda; Nitte, Yulsy M.; Bilasi , Elisabeth; Uduk , Petronela; Henakin, Defrianti Wae; Timu , Maria; Manehat, Mayela; Soma, Marlis; Yuga, Elton; Nggeong, Sepriyanti
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 01 (2025): FEBRUARI 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya anti korupsi di tataran masyarakat perlu ditanamkan sejak dini melalui penanaman nilai-nilai anti korupsi kepada peserta didik yang dapat dimulai pada jenjang pendidikan dasar. Pentingnya penanaman nilai anti korupsi sejak bangku pendiddikan dasar ini merupakan sebuah upaya internaslisasi nilai dalam diri peserta didik sehingga nilai ini nantinya akan dijadikan sebagai pandangan hidup (world view) sejak dini bahwa dengan menerapkan nilai-nilai anti korupsi dalam kehidupan sehari-hari dia telah turut mewujudkan Indonesia “bersih dan anti korupsi”. Terdapat Sembilan nilai anti korupsi yang penting untuk diketahui kemudian diimplementasikan siswa dalam upaya pencegahan korupsi sebagai bentuk amanah dari UU No. 30 Tahun 2002 pasal 13 Nilai kejujuran adalah salah satu fondasi utama dalam membangun karakter individu dan masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari, kejujuran memainkan peran penting dalam menciptakan hubungan yang harmonis, membangun kepercayaan, dan meningkatkan integritas. Jurnal ini membahas implementasi nilai kejujuran di berbagai konteks, seperti lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menguraikan bagaimana nilai kejujuran dapat diterapkan secara nyata serta tantangan yang mungkin dihadapi.
PENGARUH PENERAPAN MEDIA LABIRIN PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR Arnoldus, Angeline; Kofi , Matilda; Nitte, Yulsy Marselina; Leba, Kevin Grinaldi; Benu, Desi; Koten, Stevania Laju; Taeng, Herny
HINEF : Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): HINEF : JURNAL RUMPUN ILMU PENDIDIKAN (EDISI JANUARI 2026)
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/hinef.v5i1.1771

Abstract

Abstract. This study examines the effect of implementing maze-based learning media (maze media) on second-grade students’ mathematics learning outcomes in addition and subtraction at SD Negeri 1 Batu Plat, Kota Kupang. The study used a quantitative quasi-experimental approach with a pretest–posttest control group design. The participants were 30 second-grade students divided into an experimental group (n=15) using maze media and a control group (n=15) receiving conventional instruction. Data were collected using a 10-item essay test and analyzed using t-tests. The experimental group’s mean posttest score (M=84.67, SD=6.94) was higher than the control group’s mean posttest score (M=75.00, SD=7.07), indicating better achievement after the intervention. The findings suggest that maze media can be an effective alternative to support early numeracy learning by making practice activities more engaging and structured. Keywords: Maze Media, Learning Outcomes, Addition, Subtraction, Elementary School Students Abstrak. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan media labirin pada materi penjumlahan dan pengurangan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas II di SD Negeri 1 Batu Plat, Kota Kupang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen tipe pretest–posttest control group. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa kelas II yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (n=15) menggunakan media labirin dan kelompok kontrol (n=15) menggunakan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes essay 10 butir dan dianalisis menggunakan uji t. Hasil menunjukkan rata-rata nilai posttest kelompok eksperimen (M=84,67; SD=6,94) lebih tinggi dibanding kelompok kontrol (M=75,00; SD=7,07). Temuan ini mengindikasikan bahwa media labirin efektif sebagai alternatif pembelajaran untuk membantu siswa memahami operasi hitung dasar melalui aktivitas latihan yang lebih menarik dan terarah. Kata Kunci: Media Labirin, Hasil Belajar, Penjumlahan, Pengurangan, Siswa Sekolah Dasar