Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Cosmetic Poisoning with Mercury, Hydroquinone, and Retinoic acid in Pregnant and Breastfeeding Women: Keracunan Kosmetik dengan Kandungan Merkuri, Hidrokuinon, dan Asam Retinoat pada Ibu Hamil dan Menyusui Chaironi, Dalillah Ghina Imtinan; Sari , Syaharani Puspita; Tasbita, Ivy Kendra; Setianabila, Tania Thifaal; Pratama, Dea Salsabila; Subroto, Anindhita Dyahayu; akbarri, Destri amelia; Amaliah, Tri Rezky; Siregar, Vita Olivia
Jurnal Riseta Naturafarm Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Riseta Naturafarm
Publisher : B-Creta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70392/jrn.v2i1.4355

Abstract

Kosmetik adalah produk yang banyak digunakan oleh masyarakat, termasuk ibu hamil dan menyusui, untuk membersihkan, mempercantik, atau merawat tubuh. Namun, beberapa kosmetik mengandung bahan berbahaya seperti merkuri, hidrokuinon, dan asam retinoat yang dapat menyebabkan risiko kesehatan serius, terutama bagi ibu hamil dan menyusui. Kajian ini bertujuan memberikan informasi  terkait risiko tersebut serta upaya pencegahan penggunaannya. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dari jurnal nasional dan internasional dengan kriteria inklusi: artikel full text dan open access yang relevan dengan kata kunci seperti mercury, hydroquinone, retinoic acid, pregnancy, dan toxicity. Hasil menunjukkan bahwa bahan-bahan tersebut dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk cacat janin, gangguan perkembangan kognitif, dan kerusakan organ. Kesadaran masyarakat terhadap bahaya ini perlu ditingkatkan, khususnya pada ibu hamil dan menyusui. Hasil : Penggunaan kosmetik yang mengandung bahan berbahaya seperti hidrokuinon, merkuri, dan asam retinoat dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius. (dapat mempengaruhi apa pada ibu hamil dan menyusui) Kesimpulan : Kesadaran publik tentang bahaya kosmetik ilegal perlu ditingkatkan, terutama pada ibu hamil dan menyusui.    
EDUKASI DAN PRAKTIK HYGIENE DAN SANITASI BERBASIS MASYARAKAT DI KELURAHAN SODOHOA KECAMATAN KENDARI BARAT Muchtar, Febriana; Laila, Husnia; Yusrina, Yusrina; Fatarum, Syeika N. F.; Amaliah, Tri Rezky
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 01 (2026): JANUARI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penerapan pola hidup bersih dan sehat merupakan suatu bentuk kesadaran masyarakat dalam wujud pembelajaran agar dapat menolong diri sendiri dari masalah kesehatan serta ikut dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan di lingkungannya. Berdasarkan data Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) pada tahun 2023, sebanyak 17 kelurahan ditetapkan sebagai wilayah yang perlu mendapatkan perhatian dengan istilah “bendera hitam”. Salah satu kelurahan yang termasuk di dalamnya adalah Kelurahan Sodohoa, karena tidak memenuhi standar nilai kebersihan yang telah ditetapkan. Selain itu Kelurahan Sodohoa sebagai wilayah pelelangan ikan di Kendari, area ini berisiko tinggi pencemaran dan penyebaran penyakit, sehingga PHBS penting dilakukan untuk mencegah risiko kesehatan melalui pengelolaan sampah, dan sosialisasi PHBS. Tujuan dari program pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat Kelurahan Sodohoa dalam membangun lingkungan yang bersih dan sehat, khususnya di area sekitar pelelangan ikan yang memiliki risiko pencemaran tinggi. Metode menggunakan pendekatan pemberdayaan melalui sosialisasi langsung dan kerja bakti sebagai bentuk impelemntasi, melibatkan warga aktif dalam membersihkan lingkungan, dan membangun kesadaran bersama. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan PHBS, melalui partisipasi aktif dalam tanya jawab mencerminkan pemahaman mendalam tentang tatanan PHBS dalam rumah tangga, disesuaikan lingkungan sekitar Kelurahan Sodohoa. Perubahan perilaku terlihat melalui kegiatan kerja bakti masyarakat, program ini berhasil menumbuhkan kesadaran bersama dan memberikan dampak positif pada kesehatan lingkungan dan pengurangan risiko penyakit.