Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Paradiplomasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Dalam Promosi Ekspor Produk Pertanian Ke Mesir Agung Suhabi Putra; Nurhasan Affandi
Jurnal sosial dan sains Vol. 2 No. 10 (2022): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1127.267 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v2i10.497

Abstract

Latar Belakang : Riset ini menjelaskan Peran Paradiplomasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mempromosikan ekspor produk pertanian ke Mesir. Konsep yang dipergunakan dalam riset ini adalah Paradiplomasi dan Perdagangan Internasional. Tujuan: Tujuan dari riset ini adalah untuk mengetahui peran paradiplomasi pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam promosi ekspor produk pertanian daerah ke Mesir. Metode : Metode yang digunakan dalam riset ini adalah descriptive research atau metode deskriptif analisis. Dengan metode tersebut, periset berupaya memaparkan secara jelas berdasarkan hasil riset yang telah dilakukan. Hasil : Riset ini menemukan bahwa pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan merupakan wujud dari praktik paradiplomasi tipe global paradiplomacy yang memiliki peran sebagai fasilitator dan mempunyai strategi promosi ekspor ke Mesir seperti personal selling, hubungan masyarakat dengan mengadakan webinar dan pelatihan, serta pameran dagang. Tak hanya itu, pengembangan infrastruktur dan pelayanan menjadi nilai tambah dan daya tarik tersendiri dalam aktifitas ekspor. Kesimpulan: Melalui konsep global paradiplomacy, pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memanfaatkan wewenang otonomi dari pemerintah pusat untuk menjalin relasi perdagangan dan perluasan akses pasar ke Mesir
Meng-Counter Urbanisasi Dengan Paradiplomasi (Studi Kasus: Pemerataan Pembangunan di Indonesia) Putra, Agung Suhabi
JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata dan Pembelajaran Konseling Vol 3, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jamparing.v3i1.5470

Abstract

Fenomena urbanisasi di Indonesia masih terjadi secara masif dan menyebabkan ketimpangan pembangunan antara daerah perkotaan dan pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana paradiplomasi dapat menjadi strategi dalam meng-counter urbanisasi dan mendorong pemerataan pembangunan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif, dimana data dikumpulkan dari berbagai jurnal, buku, serta dokumen yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paradiplomasi memungkinkan pemerintah daerah untuk menjalin kerja sama internasional dalam bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta infrastruktur guna mengurangi ketergantungan pada anggaran pusat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. Kesimpulannya, paradiplomasi berpotensi menjadi solusi inovatif dalam mengatasi urbanisasi dengan memperkuat pembangunan daerah, sehingga mengurangi arus migrasi ke kota. Oleh karena itu, pemerintah daerah disarankan untuk lebih aktif dalam memanfaatkan peluang paradiplomasi guna mencapai pembangunan yang lebih merata.
War of Opinions: Humanitarianism and Racism (Case Study of The Palestine-Israel Conflict) Putra, Agung Suhabi
The Easta Journal Law and Human Rights Vol. 3 No. 03 (2025): The Easta Journal Law and Human Rights (ESLHR)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/eslhr.v3i03.634

Abstract

This study explores the dynamics of the war of opinions within the ongoing Israel-Palestine conflict, which is extensively covered through both mainstream and social media. This longstanding conflict not only involves political and religious aspects but also pits humanitarian and racial issues against each other in the global public sphere. Employing a qualitative method and literature study approach, this research examines the narratives constructed by both parties—Israel and Palestine—and how media framing influences public perception. The findings reveal that media framing and the spread of propaganda on social media have triggered sharp polarization in international society, thereby widening the gap and hindering peaceful resolution. Such opinion polarization creates a black-and-white perception of the conflict, turning humanitarian issues into tools of justification and racism into a form of dehumanization. This study underscores the need for a holistic understanding and clear-headed analysis of the conflict to foster solidarity based on human values rather than identity-based fanaticism.