Transformasi Pembelajaran Kitab kuning sebagai warisan intelektual Islam perlu dilestarikannamun juga relevan dengan konteks kekinian. Penelitian ini mengkaji bagaimana pesantrenmelakukan transformasi pembelajaran kitab kuning tanpa mengabaikan nilai-nilaitradisionalnya. Studi ini mengidentifikasi inovasi-inovasi yang dilakukan, sepertipengembangan media pembelajaran digital dan pendekatan pedagogi yang lebih bervariasi,serta dampaknya terhadap pemahaman dan minat santr, maka menjadi tugas bersama,memberikan penyadaran pada segenap praktisi pendidikan akan pentinganya penggunaanmetode Amstilati dan teknologi informasi dalam pembelajaran banyak digunakan dalam duniapendidikan formal maupun non- formal, apalagi di dunia pesantren yang digunakan adalahkitab-kitab kuning yang tanpa harakat yang membutuhkan dalam membaca kitab kuningtersebut dengan menggunakan metode Amtsilati yang saat ini sudah banyak diterapkanoleh pesantren-pesantren yang dianggap Amtsilati adalah metode yang praktis cepat untukbelajar kitab kuning tanpa harus memakan waktu yang lama.Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif jenis Fenomenologi, dengan lokasipenelitian di Pesantren Terpadu Al Fauzan Labruklor Lumajang. Pengumpulan data dilakukandengan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi.1 Teknik analisis datamenggunakan analisis data Spradley. Pengecekan keabsahan temuan dilakukan dengan carakeikutsertaan peneliti, teknik triangulasi dengan berbagai sumber, teori dan metode.Informan penelitian yang ditentukan secara purposive sampling yaitu Pengasuh PesantrenTerpadu Al Fauzan Lumajang, ustad-ustadzah, santri, pengrus pondok pesantren.Hasil penelitian ini meliputi: Transformasi Pembelajaran Amstilati Metode Praktis Cara DasarBelajar Kitab Kuning Di Pondok Terpadu Al-Fauzan Lumajang, pelaksanaan penggunaanmetode Amtsilati dalam pembelajaran kitab Kuning di Pesantren Terpadu Al Fauzan diawalibaca muhadhoroh untuk pengarang, guru-guru dan penyebar kitab, maka santri mengulangmateri sebelumnya sebanyak satu kali tujuan agar benar-benar paham kemateri sebelumnyadan evaluasi penggunaan metode Amtsilati dalam pembelajaran kitab Kuning di PesantrenTerpadu Al Fauzan menggunakan dua cara yaitu tes tulis dan tes lisan dilaksanakan pada akhirpembahasan, dan akhir jilid.