Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

SUBJEK PENDIDIKAN DALAM KAJIAN TAFSIR SURAT AL-ANFAL AYAT 27 Hafid
Qolamuna : Jurnal Studi Islam Vol. 6 No. 2 (2021): Februari 2021
Publisher : STIS MIFTAHUL ULUM LUMAJANG PRESS (STISMU PRESS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In this article, the focus is on discussing and examining theterminology of the subject of education in terms, objectives andcontent or educational material in the perspective of the Qur'an.Descriptive approaches and library research related to the subject ofeducation in the perspective of the Qur'an include Imaniyah,khuluqiyyah, Jismiyah, Al-aqliyah wa al nafsiyah and Almihna. TheQur'an expresses the term education with the words tarbiyah andtaklim. The content in the letter al-Anfal verse 27 teaches that theprincipal is a mandate from Allah SWT given to humans. As the headof the school, the principal has the task of managing various affairs inthe school. Schools as formal institutions managed by the governmentand the community are the most likely places for a person. Keywords: Subject, Education, Q.S An-Nahl.
Modernisasi Pendidikan Islam dan Pendidkan Islam Humanis dalam Pandangan Azyumardi Azra dan Tolhah Hasan Ach. Syaiful; Hafid
NUMADURA: Journal of Islamic Studies, Social, and Humanities Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of Islamic Studies, Social and Humanities
Publisher : LPTNU Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58790/jissh.v2i2.24

Abstract

The strengthening of educational patterns that deviate from the great goals of Islamic religious education means that the thinking of two figures, Azyumardi Azra and Tholhah, needs to be reviewed. This article examines the modernist thoughts of PAI and Humanist PAI from the views of these two figures using a library research approach. The results of this research show that the modernization of PAI starts from Islamic educational institutions such as madrasas and Islamic boarding schools, how Islamic boarding schools can create human resources (HR) for the younger generation who are superior not only cognitively but also affectively and psychomotorically but in accordance with the characteristics and subculture of the Islamic boarding school, namely mastery of religious knowledge. The modernity of Islamic boarding schools also discusses religious knowledge and technological science. Azra places Islamic boarding schools as Islamic educational institutions that remain sub-cultural, but also the knowledge taught at Islamic boarding schools is integrative with the advances of the times, namely science and technology. In Tholhah's view, the weakness of Islamic education, which tends to be dichotomous regarding the issue of humanism, is that it is weak economically and in terms of solidarity, which means that human morals are weak to have integrity in maintaining the values ​​of humanism, which should be a concern. For Tholhah, the big goal of education is to save nature, develop nature's potential, and harmonize nature's journey. Humanity or humanism for Tholhah is nature itself and everything related to humanism is part of what must be considered in Islamic education, including thoughts about modernism in Islamic education.
MAKNA BAROKAH PRESPEKTIF AL-QUR’AN DAN PENGARUHNYA TERHADAP SPIRIT BELAJAR SANTRI Hafid; Zainuddin
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2023): Sirajuddin Juni 2023
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v2i2.1271

Abstract

Al-Qur’an adalah kalam Allah SWt yang bernilai mukjizat, yang diturunkan kepadaNabi Muhammad SAW, dengan penuh berkah melalui perantara malaikat jibril a.s yangtertulis pada mashahif. Diriwayatkan kepada kita secara mutawatir. Membacanya terhitungbernilai ibadah. Diawali dengan surat Al-Fatihah dan ditutup dengan surat An-Naas.Kebenaran yang dibawa oleh Al-Qur’an dengan penuh keberkahan supaya di tadabburi,dihayati, diperhatikan dan dipelajari isi kandungan ayat-ayat Al-Qur’an.Barakāh adalah Ziyādatul Khair artinya bertambahnya kebaikan. Barokāh juga bisaartikan tetapnya sesuatu, dan bisa juga diartikan bertambahnya atau berkembangnyasesuatu. Keberkahan yang digambarkan dalam Al-Qur’an bisa berupa keberkahan dalamberkeluarga, berkah mendapatkan rziki, berkanya para kekasih Allah dan para sholihin, adapula penggambaran keberkahan Al-Qur’an, pohon dan Air Zamzam dll. Penelitian ini untukmengetahui bagaimana mendapat berkah Allah dalam Al-Qur’an, dengan meneliti ayat-ayatberkah dalam prespektif Al-Qur’an. Metode penelitian yang dipakai untuk mengetahui duahal tersebut adalah metode penelitan kualitatif, sedangkan sumber data penelitian adalahAyat-ayat barokah dalam Al-Qur’an dan sumber lainnya yang berkaitan dengan berkah.
Wali Nikah Anak Angkat dalam Perkawinan yang Tidak Diketahui Orang Tuanya: Studi Komparatif Fiqih Syafi’i dan Kompilasi Hukum Islam Hafid
Al-Qadlaya : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 1 No. 2 (2022): Al-Qadlaya
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/qadlaya.v1i2.607

Abstract

Arikel ini membahas wali nikah anak angkat yang tidak diketahui orang tuanya dalam perkawinan dalam KHI dan Fiqih Syafi’i. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa jika sang ayah tidak ada maka hak perwaliannya beralih pada kakeknya jika ada. Jika ayah dan kakeknya (wali mujbirnya) tidak ada maka beralih pada wali ab’adnya (wali nasab yang jauh hubungan kekerabatannya / wali mukhtarnya) dengan si anak angkat perempuan tersebut. Namun, jikalau wali ab’adnya juga tidak ada, baru hak perwalian anak angkat perempuan tersebut beralih pada Hakim atau Qādli sebagai penggantinya. Sedangkan kedudukan (status) anak angkat menurut Kompilasi Hukum Islam adalah tetap sebagai anak yang sah berdasarkan putusan pengadilan dengan tidak memutuskan hubungan nasab / darah dengan orang tua kandungnya.
MENJADIKAN AL-QUR’AN SEBAGAI PENDIDIKAN WAJIB BAGI SANTRI ANAK USIA DINI DI PONDOK PESANTEN TAHFIDH AL-QUR’AN MIFTAHUL ULUM SERUT PANTI JEMBER Hafid
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 2 No 1 (2022): Sirajuddin Desember 2022
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v2i1.942

Abstract

:Al-Qur’an merupakan mukjizat terbesar yang diwariskan Rasulullah SAW. bagi kaummuslimin. Al-Qur’an tidak hanya sekedar kitab suci yang harus diagungkan,dihormati dan menjadi simbol ajaran Islam, namun lebih dari itu Al- Qur’anmerupakan petunjuk dan pedoman hidup bagi seluruh manusia yang mengakudirinya muslim. Pendidikan merupakan kegiatan yang sangat penting tidak dapatdipisahkan dari kehidupan kita sehari-hari. Pendidikan untuk manusia ialahmelibatkan semua unsur dalam kehidupannya, baik unsur dari dalam dirinya yangtelah mempunyai potensi juga melibatkan unsur lain di luar dirinya yaitulingkungan keluarga, masyarakat dan alam sekitarnya. manusia mengetahui danmemahami keberadaannya, maka manusia perlu dididik agar berkembang sesuaidengan fitrahnya. Penelitian ini memfokuskan pada Al-Qur’an sebagai pendidikanwajib bagi santri di Pondok pesantren Tahfidh Al-Qur’an Miftahul Ulum Serut PantiJember. Pendidikan sebagai investasi manusia berperan dalam prosespembangunan dalam mendidik dan membangun karakter yang intelektual suatubangsa. Dalam artikel ini fokus membahas serta mengkaji terminologi subjekpendidikan dalam beberapa istilah, tujuan dan isi atau materi pendidikan dalamperspektif Al-Quran. Pendekatan deskriptif dan library research dalam penelitian inisangat perlu dilakukan untuk mencapai fakta dan realitas yang ada khususnyaperkembangan pada dunia pendidikan Islam. Sumber data primer dalam penelitianini adalah studi tafsir tafsir al-Qur’an, sedangkan untuk data sekunder menggunakanbuku-buku dan jurnal ilmiah yang berkaitan dengan subjek pendidikan dalamprespektif al-Qur’an antara lain Imaniyah, khuluqiyyah, Jismiyah, Al-aqliyah wa alnafsiyah dan Almihna. Tujuan pendidikan pada akhirnya adalah membentukmanusia menjadi insan kamil dan bermanfaat bagi lingkungannya.
EVALUASI PEMBELAJARAN FIQIH DI MADRASAH IBTIDAIYAH PONDOK PESANTREN SIDOGIRI KRATON PASURUAN Fitriatul Munawaroh; Ahmad Syukkur; Hafid
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2024): Sirajuddin Desember 2024
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v4i1.2078

Abstract

kArtikel ini membahas tengtang Evaluasi termasuk aspek yang sangat penting dalamproses pembelajaran supaya kompetensi peserta didik terbentuk secara maksimal, apabialapeserta didik mendapatkan nilai yang rendah atau tidak sampai standar maka akanberpengaruhi pada efektifitas proses pembelajaran secara keseluruhan. Evaluasi harapdilaksanakan secara terus menerus untuk mengetahi dan memantau keberhasilan danperubahan yang terjadi pada peserta didik dalam mengikuti pembelajaran, atau untukmemberi skor dan nilai, angka yang bisa dilakukan dan penilaian hasil belajar. Tujuanpenulisan ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan evaluasi pembelajaran fiqih Babtransaksi ) بيع ) di Madrasah Ibtidaiyah Pondok Pesantren Sidogiri Kecamatan KratonKabupaten Pasuruan Tahun ajaran 2008-2009. Penelitian ini merupakan jenis penelitianlapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun analisis yang penulisgunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif deskriptif dengan model analisisinteraktif. Selama proses pengumpulan data berlangsung, peneliti bergerak diantara tigakomponen yaitu reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Tigakomponen analis interaktif tersebut yaitu reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulanaktifitasnya berbentuk interaksi dengan pengumpulan data. Evaluasi kognitif dalampembelajaran fiqih Madrasah Ibtidaiyah Pondok Pesantren Sidogiri Kecamatan KratonKabupaten Pasuruan adalah evaluasi subjektif, evaluasi objektif, evaluasi formatif, evaluasisumatif. Bentuk intrumen yang digunakan untuk mengukur kemampuan kognitif dalampembelajaran fiqih adalah, soal pertanyaan lisan di kelas, pilihan ganda, uraian obyektif,uraian non obyektif atau uraian bebas, jawaban atau isian singkat, menjodohkan. Evaluasiafektif untuk mengukur kemampuan yang mencakup kepribadian, budi pekerti, akhlakulkarimah, kejujuran, amanah, toleransi, rendah hati, tanggung jawab, disiplin, dan empati.Ciri-ciri hasil belajar afektif akan tampak pada siswa dalam berbagai tingkahlaku. Evaluasipsikomotor digunakan untuk mengukur materi seperti praktek-praktek ibadah sepertishalat, wudhu mengurus jenazah dan lain sebagainya. Evaluasi psikomotorik dilakukan dengan menggunakan observasi untuk mengukur tingkah laku individu atau prosesterjadinya suatu kegiatan yang dapat diamati, baik dalam situasi yang sebenarnya maupundalam situasi buatan.
Pendidikan Berbasis Manajemen Bisnis Ach. Syaiful; Hafid; Musayyidi
NUMADURA: Journal of Islamic Studies, Social, and Humanities Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of Islamic Studies, Social and Humanities
Publisher : LPTNU Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58790/jissh.v3i2.42

Abstract

The reformulation of Indonesia’s education system is essential to enable it to respond to global challenges, particularly within the context of a technology-based economy. Education can no longer merely address social and individual needs; it must also adapt to the demands of the global market. The concept of Management Business Education (MBE) is proposed as a strategic approach to align education with global needs without abandoning local values. In this model, education is directed toward systematically developing students’ potential, equipping them with business and management insights, and strengthening collaboration among educational institutions, parents, and the market environment. In this way, education can serve as a vital instrument in shaping a generation that is adaptive, innovative, and highly competitive in the era of globalization.
PENGARUH ROA, EPS DAN DER TERHADAP RETURN SAHAM SYARIAH YANG LISTING DI INDEKS SAHAM SYARIAH INDONESIA (ISSI) (Periode 2021-2023): PENGARUH ROA, EPS DAN DER TERHADAP RETURN SAHAM SYARIAH YANG LISTING DI INDEKS SAHAM SYARIAH INDONESIA (ISSI) (Periode 2021-2023) Hafid; Anselah, Suman; Hakim, Miftahur Rahman
Robust: Research of Business and Economics Studies Vol. 5 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/robust.v5i1.11574

Abstract

This study aims to determine the effect of Return On Asset (ROA), Earning per Share (EPS), and Debt to Equity Ratio (DER) on the Return of Sharia Stocks Listed on the Indonesian Sharia Stock Index (ISSI) in 2021-2023 both partially and simultaneously. This study uses a quantitative approach. The population in this study were 61 infrastructure sector companies. The sample of this study used purposive sampling with 19 companies that met the criteria and 57 samples were obtained using panel data. The data analysis used was descriptive analysis, multiple linear regression and hypothesis testing. The results of the study indicate that: ROA has a significant effect on stock returns, this shows that the higher the ROA value, the greater the stock returns generated, because ROA indicates how efficient the company is in utilizing its assets to generate profits. EPS has a significant negative effect on stock returns, which means that when EPS increases, its stock returns actually decrease. DER does not have a significant effect on stock returns, this is because DER which reflects the company's capital structure does not always reflect stock market performance directly. And ROA, EPS and DER together affect stock returns. Which means that if viewed simultaneously, the three variables can explain or influence the rise and fall of stock returns.
Application of Random Forest and XGBoost for Credit Card Fraud Detection with Unbalanced Data Hafid
Khatulistiwa SMART: Science, Methodology, Artificial intelligence, Research, and Technology Vol 1 No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Khatulistiwa : Journal of Artificial Intelligence

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Credit card fraud detection is a very important issue in electronic transaction security, especially due to the significant class imbalance between fraudulent and non- fraudulent transactions. This study aims to explore the application of two machine learning algorithms, namely Random Forest and XGBoost, in detecting fraudulent transactions on a highly imbalanced credit card dataset. The dataset used consists of credit card transactions involving more than 284,000 transactions, with only about 0.172% of them being fraudulent. The features used in these models have been processed using Principal Component Analysis (PCA) to reduce dimensionality and improve computational efficiency. Both models are evaluated using metrics such as precision, recall, F1-score, and confusion matrix to measure their performance in detecting fraud. The experimental results show that XGBoost manages to provide better performance in terms of recall and F1-score for detecting fraudulent transactions compared to Random Forest. Although the accuracy of both models is very high, XGBoost shows better ability in handling class imbalance, with higher recall in the fraud class. The findings provide insights into the effectiveness of machine learning algorithms in solving fraud detection problems that are often hampered by data imbalance, as well as their contribution to improving the security system of credit card- based financial transactions.
PENDIDIKAN ISLAM DALAM MENINGKATKAN SINERGI ANTAR MASYARAKAT NELAYAN Hafid
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2023): Sirajuddin Desember 2023
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v3i1.1698

Abstract

Islamic education is one of the important pillars in community development. Islamiceducation can play a role in increasing synergy between fishing communities. This is becauseIslamic education teaches the values of togetherness, mutual assistance and mutualcooperation. These values can become the basis for fishing communities to work togetherto improve their welfare. This type of research is classified as qualitative with the researchapproach used being a normative and sociological approach, namely environmentalinteractions in accordance with social units, individuals, groups, institutions or society. Thedata source for this research is the fishing community. Furthermore, the data collectionmethods used were observation, interviews and documentation. Then data processing andanalysis techniques are carried out through three stages, namely: data reduction, datapresentation, and drawing conclusions. The results of the research concluded that IslamicEducation, Syirkah Cooperation Agreements were divided into two types, namely syirkahamlak and syirkah uqud. Where syirkah amlak is divided into two forms, namely syirkahamlak ikhtiyar and syirkah amlak ijbar. Meanwhile, regarding the division of uqud syirkah,scholars differ in their form. However, according to But, several jurists have differentopinions in dividing the various types of al-Uqud syirkah, namely: according to Hanabilah thissyirkah is divided into five, including; Syirkah 'Inan, Syirkah Mufawadhah, Syirkah Abdan,Syirkah Wujuh, Syirkah Mudharabah. Meanwhile, according to Hanafiyah, this syirkah isdivided into six, namely; Syirkah Amwal, Syirkah A'mal, Syirkah Wujuh, each of these threeforms is divided into mufawadhah and 'inan. According to Malikiyah and Syafi'iyah, thissyirkah is divided into four, including; Syirkah 'Inan, Syirkah Mufawadhah, Syirkah Abdan,Syirkah Wujuh. Shirkah if it has fulfilled the pillars of syirkah, namely the presence of partiesand consent.