Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN SISWA DI SDK REGINA PACIS Milo, Kristina; Dhiu, Priska; Laksana, Dek Ngurah Laba
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v4i1.5198

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh penggunaan media pembelajaran terhadap peningkatan mutu pendidikan siswa Sekolah Dasar. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis media pembelajaran yang efektif, dan menganalisis faktor-faktor positif dan negatif dalam penggunaan media pembelajaran di sekolah dasar. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan pengaruh yang positif untuk keberhasilan belajar siswa.Metode yang digunakan adalah wawancara dan observasi dalam menentukan hasil penelitian. Dari hasil penelitian di sekolah dasar katolik Regina Pacis menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran, seperti media komik dan media elektronik, telah terbukti efektif dalam meningkatkan proses pembelajaran siswa.
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN SISWA DI SDK REGINA PACIS Milo, Kristina; Dhiu, Priska; Laksana, Dek Ngurah Laba
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v4i1.5198

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh penggunaan media pembelajaran terhadap peningkatan mutu pendidikan siswa Sekolah Dasar. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis media pembelajaran yang efektif, dan menganalisis faktor-faktor positif dan negatif dalam penggunaan media pembelajaran di sekolah dasar. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan pengaruh yang positif untuk keberhasilan belajar siswa.Metode yang digunakan adalah wawancara dan observasi dalam menentukan hasil penelitian. Dari hasil penelitian di sekolah dasar katolik Regina Pacis menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran, seperti media komik dan media elektronik, telah terbukti efektif dalam meningkatkan proses pembelajaran siswa.
Peran Guru Sebagai Fasilitator Dalam Upaya Preventif Perilaku Bullying di Sekolah Dasar Dhiu, Priska; Awe, Ermelinda Yosefa
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i4.163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru sebagai fasilitator dalam upaya mencegah perilaku bullying yang ada di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode tanya jawab (wawancara) dan pengamatan langsung (observasi) kepada guru, kepala sekolah, dan murid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di sekolah tersebut masih sering terjadi saling ejek nama orang tua, tindakan fisik ringan, hingga kakak kelas yang meminta uang secara paksa kepada adik kelas. Menghadapi hal ini, guru tidak lagi hanya mengajar di depan kelas, tetapi bertindak sebagai "teman bicara" bagi siswa. Guru lebih memilih mengajak siswa berdiskusi dari hati ke hati untuk menanamkan rasa peduli daripada langsung memberikan hukuman berat. Langkah pencegahan dilakukan dengan cara mendekati siswa secara emosional dan bekerja sama dengan orang tua. Hasilnya, siswa jadi lebih berani untuk melapor jika diganggu. Namun, tantangan yang ada adalah siswa seringkali masih menganggap ejekan sebagai candaan biasa karena belum paham batasannya. Selain itu, banyaknya tugas administrasi membuat guru terkadang sulit mengawasi siswa setiap saat. Kesimpulannya, peran guru yang peduli dan mau mendengarkan adalah kunci utama mencegah bullying, namun sekolah juga perlu memberikan dukungan agar guru memiliki lebih banyak waktu dan kemampuan untuk merangkul perasaan setiap siswa.