Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan dan pengembangan karir terhadap kinerja pegawai pada Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang Selatan, baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan kausal komparatif, yang mengidentifikasi pengaruh antara variabel satu dengan variabel lainnya. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan perhitungan rumus Slovin, menghasilkan 66 responden. Analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi, koefisien korelasi, analisis koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan memiliki pengaruh terhadap kinerja pegawai, yang ditunjukan oleh persamaan regresi linier sederhana Y=7.238+0,777 X1, korelasi sebesar 0,568 dan koefisien determinasi 32,3%. Uji t menunjukan nilai t hitung 3.833 > t tabel 1,669 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Pengembangan karir juga berpengaruh terhadap kinerja pegawai, dengan persamaan regresi linier sederhana Y=7.601+0,835 X2, nilai korelasi 0,520, dan koefisien determinasi 27,1%. Uji t menunjukan nilai t hitung 3.019 > t tabel 1,669 dengan signifikansi 0,004 < 0,05. Secara simultan, pelatihan dan pengembangan karir berpengearuh terhadap kinerja pegawai, terbukti dari persamaan regresi linier berganda Y=-3.922+0,571 X1 + 0,528 X2, dengan nilai korelasi 0,639, dan koefisien determinasi 40,9%. Uji F menunjukan nilai F hitung 21.760 > F tabel 3,14 dan p value 0,000 < 0,05, menunjukan bahwa pelatihan dan pengembangan karir berpengaruh pada kinerja pegawai