Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SEJARAH BERDIRINYA SAREKAT ISLAM PADA TAHUN 1912 Melly Kurniawati; Mariyah Al – Qibtiyah; Maftuh Ajmain
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sarekat Islam (SI) merupakan salah satu organisasi pergerakan nasional yang memiliki peran penting dalam sejarah Indonesia. Organisasi ini awalnya muncul sebagai Sarekat Dagang Islam (SDI) pada tahun 1911 di Solo, yang kemudian berkembang menjadi SI di bawah kepemimpinan H.O.S. Tjokroaminoto. Berdirinya SI didorong oleh faktor ekonomi dan sosial, terutama sebagai reaksi terhadap dominasi ekonomi kelompok non-pribumi serta tekanan dari kalangan bangsawan. SI tidak hanya bergerak di bidang ekonomi, tetapi juga memperluas perannya dalam politik dan sosial, menjadikan Islam sebagai dasar perjuangan dan pemersatu rakyat pribumi. Dalam perkembangannya, SI mengalami dinamika internal yang signifikan, termasuk perpecahan menjadi SI Putih dan SI Merah akibat pengaruh ideologi sosialisme yang dibawa oleh kader-kader muda. Meskipun demikian, SI tetap berkontribusi dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia melalui berbagai strategi, seperti meningkatkan kesadaran nasionalisme, memperjuangkan hak-hak rakyat, serta menolak ketidakadilan pemerintahan kolonial. Nilai-nilai perjuangan SI mencakup semangat kebangsaan, kepedulian sosial, religiusitas, disiplin, kerja keras, solidaritas, dan kemandirian. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji latar belakang, ideologi, tujuan, serta peran Sarekat Islam dalam pergerakan nasional Indonesia. Tulisan ini menunjukkan bahwa SI menjadi salah satu organisasi yang memberikan kontribusi besar dalam membentuk kesadaran politik dan sosial masyarakat Indonesia sebelum kemerdekaan.